Isran Noor Dengar Keluhan Tenaga Honorer, Tegaskan Sudah Masuk Program Prioritas
1 menit baca635 kali dibaca

Penulis: Claudius Vico
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Calon Gubernur Kaltim Nomor Urut 1 Isran Noor mengaku sudah mendengar terkait perkembangan dan kendala yang dihadapi oleh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) berstatus honorer.
Sejumlah persoalan mendasar seperti kesejahteraan dan kepastian terkait nasib mereka ke depan sudah diketahui dan menurutnya para GTK berstatus honorer tidak hanya guru dan tata usaha tapi juga satpam, tenaga kebersihan hingga perawat.
Terkait hal itu, Isran mengaku berkomitmen untuk mengupayakan kepastian nasib para GTK honorer mengingat kehadiran para honorer masih sangat diperlukan. "Saya tidak ingin berjanji, tapi diupayakan yang terbaik seperti sebelumnya. Tenaga honorer tersebut bagaimana pun masih diperlukan," kata Isran Jumat (18/10/2024) hari ini.
Sejumlah hal disampaikan kepadanya termasuk harapan para GTK berstatus honorer yang ingin bisa diakomodasi dalam formasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
Komitmen pihaknya untuk meningkatkan kesejahteraan guru merupakan satu diantara program prioritas yang masuk dalam visi dan misi yang akan dikerjakan pada periode 2025-2029 mendatang. "Yang penting mereka (tenaga honorer) tetap tenang dan fokus bekerja. Insya Allah akan ada jalan terbaik," tukas Isran.
Sementara Ketua Sempekat Nusantara Berdaulat (Serat) Kalimantan Timur Mugeni menambajhkan, Isran bersama tim secara stimulan menerima masukan dari berbagai pihak dan menyerap aspirasi dari para GTK honorer untuk bisa menemukan formulasi yang paling tepat terkait nasib mereka.
"Satu diantara misi kami adalah Berdaulat untuk mencapai transformasi sosial melalui pembangunan sumber daya manusia. Dari misi itu, salah satu programnya ya meningkatkan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan. Termasuk komitmen terhadap mereka yang masih berstatus honorer," ujar Mugeni.
Editor: Aspian Nur










