Afifuddin menekankan pentingnya menjaga persaudaraan dan integritas selama masa kampanye yang akan berlangsung selama 60 hari, mulai 25 September hingga 23 November 2024. Puncaknya, Pilkada serentak akan digelar pada 27 November 2024 di seluruh Indonesia.
Diharapkan Pilkada berjalan damai, lancar, serta menghasilkan pemimpin yang berintegritas. "KPU sebagai penyelenggara Pemilu berupaya keras agar Pilkada kita berlangsung dengan damai, lancar, jujur, dan adil. Pada akhirnya, kita berharap menghasilkan calon-calon terpilih yang mampu mensejahterakan masyarakat," ucap Afifudin.
Ia juga mengingatkan pentingnya persaingan sehat antar calon dengan mengutamakan gagasan, visi, dan program yang ditawarkan kepada pemilih. Terutama dalam beradu visi, misi serta program yang harus dilakukan dengan cara-cara yang baik.
"Jangan sampai mencederai proses kampanye dengan kampanye negatif, ujaran kebencian, atau saling menjatuhkan antar calon. Ingat, setelah Pilkada selesai, kita kembali beraktivitas seperti biasa. Jangan sampai agenda 5 tahunan ini melukai persaudaraan kita," paparnya.
Afifuddin mengajak seluruh pihak, termasuk penyelenggara Pemilu, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat untuk berkolaborasi demi menyukseskan Pilkada serentak.
"Kami berharap dengan kebersatuan dan kolaborasi yang baik antara penyelenggara pemilu, forkopimda, pemerintah daerah, kepolisian, TNI, serta seluruh peserta pemilu, Pilkada di Kalimantan Timur dan seluruh Indonesia akan berjalan dengan baik dan lancar," jelas Afifuddin.
Editor: Aspian Nur