Dalam simulasi Sispam Kota terdiri dari berbagai rangkaian yakni pelaksanaan kegiatan patroli kepolisian, pengamanan setiap tahapan pilkada, pengamanan penyelenggara pilkada, hingga kegiatan penanganan unjuk rasa baik berupa aksi biasa, damai, maupun anarkis.
Simulasi juga menggambarkan bagaimana pengamanan dan pelayanan pada tempat pemungutan suara (TPS) kepada kelompok masyarakat rentan, seperti orang tua, ibu-ibu hamil dan penyandang disabilitas.
Kapolres Berau, AKBP Steyven Jonly Manopo didampingi Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Ketua DPRD Berau Sementara, Liliansyah, Ketua KPU Berau, Ketua Bawaslu Kabupaten Berau serta jajaran Forkopimda Kabupaten Berau turut menyaksikan kegiatan tersebut.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyiagakan pasukan TNI – Polri dalam menghadapi operasi mantap praja yang akan dilakukan dalam waktu dekat, sehingga menyiapkan personel dalam mengantisipasi kejadian-kejadian sekecil apapun dalam rangka pesta demokrasi.
"Personel yang terlibat sebanyak 2/3 dari kekuatan personel Polres Berau dibantu dengan TNI, sehingga pelaksanaan kegiatan yang ada di operasi mantap praja tahun 2024 terlaksana dengan baik," ucap Steyven
Orang nomor satu di Polres Berau tersebut mengatakan, tahapan pemungutan suara Pilkada tahun 2024, bila sesuai dengan jadwal tahapan pilkada akan dilaksanakan pada tanggal 27 November 2024 atau tersisa 95 hari lagi.
"Personel akan kami sebar di 469 TPS dengan jumlah DPT (daftar pemilih tetap) sebanyak 197.976 orang di Berau," sebutnya.
Editor Aspian Nur