Dari kegiatan tersebut terlihat antusias masyarakat untuk mendukung pasangan tersebut maju dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 di Benua Etam cukup tinggi.
Dalam pertemuan tersebut selain masyarakat di Kaltim, turut terlibat partai pendukung seperti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kaltim, Partai Demokrat Kaltim dan Partai Gelora Kaltim.
Isran Noor mengungkapkan pada 28 Agustus dua pekan ke depan dirinya sudah merencanakan bakal melakukan pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim. Mengenai alasan memilih tanggal tersebut Isran menegaskan tak ada maksud atau latarbelakang apa pun.
"Tidak ada alasan, karena memang kami menunggu kelengkapan dokumen untuk melakukan pendaftaran saja," ucap Isran kepada Korankaltim.com disela kegiatan.
Dalam pertemuan tersebut Isran turut menyinggung ada beberapa kader dari partai lain diluar dari partai pendukung yang membuat pasangan petahana ini akan kembali memenangkan Pilkada 2024.
"Jangan khawatir dengan persoalan politik uang, kita punya masyarakat yang siap mengawasi praktik terlarang itu," tegas Isran.
Sementara Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Kaltim Ananda Emira Moeis yang hadir pada acara tersebut mengungkapkan, gerbong mereka sudah selangkah lebih maju untuk menatap upaya pemenangan.
"Kurang lebih baru empat hari mendapatkan rekomendasi langsung digelar konsolidasi, itu artinya kami satu langkah lebih maju dari calon yang lain," tegas Ananda.
Mengikuti gimmick Gibran Rakabuming Raka, Ananda dalam sambutannya turut menyampaikan pasangan petahana tersebut jangan cemas untuk menghadapi Pilkada 2024. "Jadi Pak Isran-Hadi, tenang saja kami sudah di sini, kita akan menangkan Pilkada 2024," ucapnya yang disambut aplaus.
Sementara Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim Irwan Fecho menegaskan, meskipun saat ini kondisi dalam koalisi Isran Noor-Hadi Mulyadi baru dua partai, namun persentase kemenangan dalam Pilkada tetap memungkinkan.
"Kecil bukan berarti kalah, besar belum tentu menang, maka kami perjuangkan kemenangan ini. Tidak pernah ada jalan yang mudah untuk perjuangan yang besar," tegas Irwan.
Sebagai informasi tambahan, ada 9 partai politik pemilik 55 kursi di DPRD Kaltim. Dua partai pemilik 11 suara sudah menyatakan dukungan penuh kepada Isran Noor-Hadi Mulyadi, sementara sisanya 44 kursi diboyong pasangan Rudy Mas'ud-Seno Aji.
Partai politik yang telah menyatakan sikap:
Partai pendukung Rudi Mas'ud-Seno Aji
- Golkar: 15 kursi
- Gerindra: 10 kursi
- PKB: 6 kursi
- PAN: 4 kursi
- PKS: 4 kursi
- NasDem: 3 kursi
- PPP: 2 kursi
Partai Pendukung Isran Noor-Hadi Mulyadi
- Demokrat: 2 kursi
- PDIP: 9 Kursi
Editor: Aspian Nur