Ada 16.927 Orang Samarinda Berpotensi Mencoblos di TPS Lokasi Khusus
1 menit baca207 kali dibaca

Penulis: */Claudius Vico
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Sebanyak 16.927 pemilih berpotensi mencoblos atau menyalurkan hak pilih mereka di Tempat Pemungutan Suara Lokasi Khusus (TPS Loksus) di Kota Samarinda. Hanya saja itu masih menjadi data sementara yang akan dikoordinasikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Timur.
Hal itu disampaikan Komisioner KPU Samarinda Akbar Ciptanto. Saat Pilkada berlangsung pada November 2024 mendatang akan ada beberapa TPS Loksus yang bakal didirikan dan saat ini mereka sudah menerima beberapa data dari beberapa instansi yang berpotensi memiliki pemilih di luar Samarinda dan mendapat angka 16.927 pemilih tersebut.
Jumlah tersebut terdiri dari beberapa lembaga yang sudah menyetorkan data seperti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) 688 orang, Rumah Tahanan (Rutan/825), Lapas Narkotika (636), Universitas Mulawarman (Unmul/14.542), Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT/125) dan Panti Wredatama 111 orang.
Sementara Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Atma Husada Samarinda jumlahnya tak mencapai 100 orang, sehingga pihaknya hanya menerjunkan TPS Loksus mobile, karena dasar pendirian TPS Loksus minimal memiliki data pemilih sebanyak 100 orang.
"Untuk RSJ Atma Husada Samarinda berbeda penanganan, kalau ada pasien disbilitas mental yang perlu pendampingan, maka akan diberikan pendampingan oleh perawatnya, ada juga yang tidak, karena mereka juga punya hak pilih," ucap Akbar kepada Korankaltim.com Kamis (25/7/2024) hari ini.
KPU Samarinda masih berkoordinasi dengan KPU Kaltim sebab ada beberapa hal yang perlu mendapatkan penanganan. "Seperti di Perguruan Tinggi kami tidak tahu apakah mereka saat Pilkada pulang kampung atau tetap disini, apalagi yang jaraknya tidak terlalu jauh," jelas Akbar.










