Sekretaris Pemenangan Pemilu DPC PDIP Surya Irfani menjelaskan, Edi Damansyah layak untuk maju Pilkada 2024 terbukti dengan penertiban PKPU No 8 tahun 2024 tentang pencalonan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, walikota dan wakil Walikota.
PDI sudah mempelajari PKPU tersebut dan ada beberapa hal yang membuat mereka mengambil langkah. Pertama, mereka mengapresiasi KPU RI yang telah menertibkan PKPU No 8 tahun 2024 sebagai landasan hukum pencalonan kepala daerah.
“Kami perlu menegaskan kembali, dengan penuh keyakinan Edi Damansyah dapat melanjutkan pendaftaran sebagai calon bupati kukar pada Pilkada 2024, selaras dengan ketentuan hukum PKPU No. 8 tahun 2024,” jelas Surya
dalam jumpa pers
terkait terkait PKPU Nomor 8 yang diselenggarakan di Pondok Perjungan DPC PDIP Kukar, Rabu (3/7/2024).
Untuk memperkuat argumentsi pencalonan Edi Damansyah terkait dengan uji materi pasal 7 ayat (2) huruf n UU No.10 Tahun 2016 berisikan Mahkamah Konstitusi menjelaskan perihal periodisasi masa jabatan kepala daerah, menyatakan masa jabatan yang telah dijalani setengah atau lebih dari satu priode masa jabatan adalah sama, baik yang menjabat secara definitif maupun yang sementara.
PDI menanggapi kabar yang beredar di tengah masyarakat, Edi telah dilantik beberapa kali. “Banyak yang mengatakan Edi beberapa kali sudah dilantik, tetapi nyatanya saat kenjadi Plt tidak dilantik, hanya dibarengi dengan SK, Pak edi dilantik ketika menjadi bupati definitif” tegasnya.
Pernyataan tersebut disandingkan dengan Putusan MK Nomor 22/PUU-VII/2009 dan Nomor 67 PUU-XVII/2020, pasal 162 ayat (2) UU No.6 tahun 2020 menyatakan masa jabatan kepala daerah dihitung sejak pelantikan, diperkuat dengan PP No. 6 pemilihan pengesahan kepala daerah.
Saat menjabat sebagai pelaksana tugas bupati Kukar, jabatan Edi Damansyah selama 2 tahun 9 hari dihiting kurang dari satu priode, sedangkan periode 2021-2024 Edi baru menjabat selama satu priode, sehingga PDI menilai masih memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai bakal calon pilbup Kukar 2024-2029.
Dari perkembangan isu DPC PDI akan lebih fokus dalam kerja partai menyongsong kemenangan,
“Komitmen kami melanjutkan kebersamaan membangun Kukar, maka PDI membuka pintu seluas-luasnya bagi partai lainnya yang ingin berkoalisi bersama PDI Perjuangan pada Pilkada 2024,” pungkasnya.
Editor Aspian Nur