Rabu, 21/02/2024

PSU Digelar di Tujuh TPS Hari Sabtu Nanti, KPU Samarinda Tidak Bisa Memaksa Pemilih untuk Hadir

Rabu, 21/02/2024

Kotak suara yang akan digunakan pada pelaksanaan PSU yang sudah ditesedia di Kantor KPU.(Ainur/korankaltim.com)

Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

PSU Digelar di Tujuh TPS Hari Sabtu Nanti, KPU Samarinda Tidak Bisa Memaksa Pemilih untuk Hadir

Rabu, 21/02/2024

logo

Kotak suara yang akan digunakan pada pelaksanaan PSU yang sudah ditesedia di Kantor KPU.(Ainur/korankaltim.com)

Penulis: Ainur Rofiah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Pemungutan Suara Ulang (PSU) dipastikan berlangsung di Kota Samarinda Sabtu (24/2/2024) akhir pekan nanti.

Tujuh TPS yang melaksanakan PSU yakni dua di Samarinda Seberang, satu di Sungai Kunjang, dua di Sungai Pinang, satu Sempaja Utara dan satu di Sambutan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda  Firman Hidayat menjelaskan bakal ada tujuh TPS yang akan menjalankan PSU dengan skema sama seperti saat pemilihan umum (Pemilu) berlangsung Rabu, 14 Februari lalu.

“Skemanya sama sebenarnya sama seperti pemilu-pemilu reguler, hari ini juga sudah berjalan pembagian surat pemberitahuan kepada semua pemilih yang akan mengikuti PSU ini,” kata Firman kepada Korankaltim.com Rabu (21/2/2024).

Pemungutan suara berlangsung mulai jam tujuh pagi sampai jam satu siang, dilajutkan perhitungan suara tanpa ada jeda. Sebelumnya hanya ada enam TPS yang akan melakukan PSU, namun perhari ini ketambahan satu TPS, yakni di Kelurahan Temindung Permai.

Firman melaporkan pada hari ini pihaknya telah menpersiapkan kebutuhan-kebutuhan di PSU, seperti kotak pemilihan, surat suara hingga kotak suara.

“Hari ini sudah kami siapkan semuanya keperluan untuk nanti di TPS. Untuk KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) tetap tujuh, sembilan dengan pengawas nanti,” jelasnya.

Meskipun nantinya warga yang mencoblos saat PSU hanya satu orang, petugas yang berjaga tetap sama karena ini merupakan kewajiban sesuai rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

KPU Samarinda  tidak bisa memakskan pemilih untuk hadir karena berbeda dengan pemilu reguler yang memang meliburkan instansi untuk bekerja.

“Kami tidak bisa memaksakan pemilih untuk hadir, karena siapa tau ada kesibukan dan lain-lain, kalau pemilu kemarin kan agenda hari yang diliburkan. Tapi kali ini tidak ada yang diliburkan, jadi mungkin ada yang beraktivitas, ya tidak ada masalah,” sebut Firman lagi.

Perbedaan saat PSU hanya pada kotak suara dengan tulisan ‘Pemungutan Suara Ulang’ pada sisi kiri atas. Surat permohonan bantuan pengamanan sudah diserahkan pihaknya ke  kepolisian dan TNI.

Menanggapi terkait honor petugas saat PSU, mereka tidak mendapatkan penambahan karena masa kerja yang terhitung hingga 25 Februari 2024 mendatang.


Editor: Aspian Nur


PSU Digelar di Tujuh TPS Hari Sabtu Nanti, KPU Samarinda Tidak Bisa Memaksa Pemilih untuk Hadir

Rabu, 21/02/2024

Kotak suara yang akan digunakan pada pelaksanaan PSU yang sudah ditesedia di Kantor KPU.(Ainur/korankaltim.com)

Berita Terkait


Tunggu sebentar ya. Kami sedang menyiapkannya untukmu.