Budisatrio Bakal Perjuangkan Realisasi Bendung Telake di Kecamatan Long Kali
1 menit baca619 kali dibaca

Penulis: Erwin
KORANKALTIM.COM, PENAJAM – Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Budisatrio Djiwandono mendorong pemerintah pusat untuk merealisasikan Bendung Gerak Telake di Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser.
Bendung tersebut dinilai sangat perlu direalisasikan karena akan mengatasi permasalahan irigasi pertanian di dua kabupaten yakni PPU dan Paser.
Menurut Budisatrio, permasalahan irigasi pertanian merupakan dilemma lama yang harus diselesaikan. Terlebih, potensi pertanian di PPU dan Paser dinilai memiliki potensi yang sangat besar tetapi masih mengandalkan sistem irigasi tradisional.
“PPU dan Paser potensi pertaniannya sangat besar tetapi memang masih mengandalkan irigasi tradisional sehingga harus dipersiapkan sumber-sumber air seperti Bendung Telake,” kata Budi usai melaksanakan serap aspirasi di PPU Selasa (19/12/2023).
Rencana pembangunan Bendung Sungai Telake sempat bergulir bahkan telah memasuki tahapan pembebasan lahan pada tahun 2020 lalu.
Pemprov Kaltim, Pemkab Paser, Pemkab PPU dan Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV telah melakukan sosialisasi pembebasan lahan di Kecamatan Long Kali.
Pada tahun 2021 pun, Kementerian PUPR telah menayangkan tender di laman resmi LPSE Kementerian PUPR dengan pagu anggaran Rp759,8 Miliar, namun kemudian dibatalkan.
“Bendungan ini harus didorong kembali menjadi proyek strategis nasional. Kemarin sempat saya dengar berhenti, mudah-mudahan dengan hadirnya partai Gerindra akan mendorong supaya itu terealisasi dan kita suarakan terus. Ini penting sekali,” ucap Budisatrio.
Editor: Aspian Nur










