Sekretaris Kesbangpol Kukar, Sutrisno mengatakan, pihaknya sebatas memfasilitasi apa yang diinginkan oleh organisasi kemasyarakatan dalam hal ini JPM terkait kepeduliannya memberikan pemahaman kepada generasi Z.
"Mereka (anak-anak muda) ternyata ingin kegiatan ini berlangsung terus, mungkin ke depan packaging nya akan kita perbaiki, nanti kita sama-sama dengan JPM akan konsep lagi biar lebih menarik, kami Kesbangpol ini sifatnya memfasilitasi saja, jadi kalau memang teman-teman kelompok atau komunitas yang punya ide tentu akan kita terima dan kita diskusikan dengan kawan-kawan JPM," kata Sutrisno.
Dirinya berharap agar kegiatan ini bisa berlangsung terus-menerus untuk kembali mengingatkan pentingnya nilai-nilai Pancasila dengan generasi muda. "Mudahan dari malam ini ada pemikiran dari adik-adik, jadi lebih menarik," harapnya.
Sementara itu, Ketua JPM Kukar, Erwinsyah mengungkapkan kegiatan ini rangkaian dari acara 'ngapeh Pancasila' yang sasarannya adalah untuk generasi Z. Dari hasil diskusi pihaknya mengajak bagaimana penguatan ideologi Pancasila di generasi Z. "Tantangannya adalah di era digitalisasi seperti sekarang ini Pancasila di era digital, tantangan bagi kaum muda, tidak hanya di sini (memberikan pemahaman) kita berkeliling ke beberapa kecamatan cuman malam ini memang konsep nya kita beda kita coba lebih santai, lebih rileks," ungkapnya.
Erwin menegaskan, didesain dengan konsep suasana santai di cafe bertujuan agar penyampaian materi Pancasila itu tidak lagi dengan cara metode ceramah atau terlalu tegang. "Ini kita lebih santai, tapi juga kita sambil mengevaluasi masukkan, jadi tidak hanya pulang bawa makanan tapi bawa pemahaman, ini pertama dan kita melihat mungkin nanti kalau responnya bagus kita akan agendakan misal dari perempuan nya untuk kita bagi lagi supaya aspirasi mereka lebih berkembang lagi," tegas mantan Rektor Universitas Kutai Kartanegara ini.
Editor: Maruly Zainuddin