Emir yang pernah menjadi anggota DPR pada tahun 1999 ini memilih untuk beralih kiprah ke jalur di luar kepartaian yakni memilih jalur perseorangan dengan mendaftar sebagai anggota DPD RI.
Emir mengaku memilih jalur ini karena melihat DPD memiliki fungsi yang cukup penting yakni sebagai anggota MPR berperan untuk menjaga konstitusi dan keutuhan NKRI.
"Kaltim harus bisa dijadikan percontohan. Kaltim bisa menjadi perekat dari NKRI jarena semua suku, agama bisa hidup dalam harmoni. Tentu ini bisa dicontoh daerah lain," ungkap Emir, seusai menerima berita acara (BA) kelengkapan dokumen bacalon DPD RI dapil Kaltim, Senin (8/5/2023) petang.
Selain menjaga keutuhan dan persatuan bangsa, ia juga berupaya mendorong agar pemerintah pusat bisa memberikan kesetaraan pembangunan untuk di Kaltim. Terlebih, Kaltim merupakan salah satu penyumbang deviden terbesar negara. Sehingga infrastruktur seperti jalan harus lebih diperhatikan.
"Sekarang yang ada baru jalan tol Samarinda ke Balikpapan. Mestinya dari Tanah Grogot sampai ke Berau itu bisa tersambung," bebernya.
Kemudian, proyek pembangunan transportasi kereta api juga sudah selayaknya dibangun di Kaltim. Agar akses dari satu daerah ke daerah lain dapat berkesinambungan.
"Karena kalau seluruh akses masing-masing daerah terkoneksi dengan baik, maka peningkatan ekonomi di Kaltim dapat terwujud," sebutnya.
Ketua KPU Kaltim Rudiansyah mengatakan, setelah diterimanya dokumen dari bacalon Emir Moeis ini, nantinya akan dilanjutkan pada tahap verifikasi keabsahan dokumen yang dijadwalkan pada 15 sampai 23 Mei mendatang.
"Jadi saat ini baru verifikasi kelengkapan dokumen untuk menentukan bisa tidaknya teregister mendaftar. Nanti baru kita verifikasi keabsahan dari dokumen yang ada," sebutnya.
Daftar bacalon DPD RI yang sudah mengajukan pendaftaran ke KPU Kaltim:
1. Nanang Sulaiman
2. Bambang Susilo
3. Abdul Jawad
4. Soedarmo
5. Yulianus Henock Sumual
6. Ustaz Pink
7. Zainal Arifin
8. Kamal Harpa
9. Sinta Rosma Yenti
10. Emir Moeis
Editor: Rusdianto