“Kegiatan sosialisasi ini adalah rangkaian dari implementasi peraturan KPU nomor 6 tahun 2023 tentang Dapil dan alokasi kursi DPRD provinsi, DPRD kabupaten kota dalam pemilu 2024” sebut Rinda.
Kegiatan ini pada dasarnya adalah merupakan bagian dari upaya yang bertujuan untuk mewujudkan proses demokrasi yang semakin berkualitas yakni cerdas, jujur, adil, transparan, akuntabel, aspiratif dan partisipatif serta makin taat asas, di mana hak dan kewajiban politik setiap warga negara terpenuhi khususnya dalam kontestasi politik melalui pesta demokrasi Pemilihan Umum tahun 2024.
“Lembaga penyelenggara pemilu dan segenap elemen aparatur negara memiliki bagian tanggung jawab yang strategis guna mendukung untuk pencapaian tujuan ini melalui kegiatan sosialisasi ini akan lebih menguatkan kesediaan dan kesiapan Kabupaten Kutai Kartanegara dalam menjalani proses demokrasi dalam pemilu 2024,” ungkapnya.
Urgensi dari proses demokrasi yang berkualitas bahwa pada dasarnya dari praktik demokrasi yang dapat melahirkan kepemimpinan dan keputusan yang berkualitas. Dari kedua hal tersebut akan dapat menghasilkan strategi dan kebijakan yang sangat penting guna akselerasi pencapaian kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan pada berbagai dimensi kehidupan masyarakat. Suksesnya pelaksanaan Pemilu Serentak tahun 2024 di Kutai Kartanegara akan menjadi barometer bagi sistem demokrasi di Indonesia.
“Kami harus upayakan agar menjadi yang terbaik mari sama-sama melalui sosialisasi Dapil dan alokasi kursi anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara Pemilu 2024 saya kembali mengharapkan kepada kita semua untuk senantiasa menjaga semangat kebersamaan dengan menjabarkan semua ke dalam sinergitas dan kolaborasi demi mewujudkan praktek demokrasi agar dapat menghasilkan Pemilu berkualitas seperti yang kita harapkan bersama” harap Rinda.
Diharapkan semua pihak yang terkait yakni pemerintah, KPU, Bawaslu, TNI Polri dan seluruh unsur elemen masyarakat agar bergandengan tangan dan bertanggung jawab menciptakan situasi yang kondusif pada setiap tahapan Pemilu di kabupaten Kutai Kartanegara. “Kita berharap tingkat partisipasi masyarakat di Kukar dalam memilih semakin baik dan meningkat,” tutup Rinda.