Ia menyampaikan sebelum mengantar surat pengunduran diri ini memang sebelumnya tidak ada koordinasi terlebih dahulu, hanya ingin mengantarkan secara langsung.
"Jadi saya ke sekretariat, enggak ada orang. Setelah itu barus aja kontak mereka," ucapnya.
Kendati akan mengundurkan diri dari Nasdem, Marwan menegaskan bahwa partai besutan Surya Paloh di Kukar ini tidak ada kekisruhan atau pun keributan. Persoalan keluar masuk pindah partai menurutnya merupakan suatu hal yang lumrah karenanya silaturahim tetap akan dilanjutkan.
"Nasdem tidak ada polemik, keributan apalagi kekisruhan. Saya ingin menunjukkan perpolitikan yang bagus dan indah," ungkap Marwan.
Selain melakukan pengunduran diri, Marwan pun pada Sabtu (31/12/2022) ini akan sekalian launching bergabung dengan partai lain yaitu Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) dan menjadi ketua untuk kepengurusan di pimpinan cabang (pimcab) Kukar.
Malam nanti pun dirinya akan melakukan silaturahmi sekaligus syukuran dalam merayakan malam tahun baru. "InsyaAllah begitu rencananya," akunya.
Meskipun berpindah partai dan bergabung ke partai lain, Marwan pun memberikan kebebasan kepada timnya terdahulu, untuk menetap di Nasdem, berpindah ke partai lain ataupun mengikuti dirinya ke PKN.
"Saya enggak pernah mengajak, saya beri kebebasan ke mereka sesuai pilihan masing-masing. Boleh bertahan atau pindah ke partai lain atau yang mau ikut saya dalam satu barisan juga bisa. Di dalam grup saya sampaikan seperti itu," terang Marwan.
Penulis : Faishal Ays
Editor: Supiansyah