"Sekitar 80 persen yang dilantik ini merupakan wajah baru. Namun punya latar belakang yang mampu memperkokoh organisasi ini. Harapannya adalah mereka dapat saling berkolaborasi dalam memperkuat pengawasan pemilu dan pilkada 2024 mendatang," ungkap Rahman usai pelantikan.
Disampaikan pula oleh Ketua Bawaslu Kaltim, Hari Dermanto yang hadir dalam pelantikan tersebut. Bahwa untuk anggota panwascam yang baru dilantik ini diharapkan bersikap profesional, memiliki integritas dan bekerja dengan baik.
"Harapannya kita menjadi satu kesatuan yang bersinergi dan utuh dalam memastikan penyelenggaraan pemilu," ucapnya.
Hari mengatakan pengawasan pemilu ini bukan hanya kepentingan dari Bawaslu tetapi juga merupakan kepentingan publik. Sebab, bawaslu hanya merupakan salah satu instrumen yang diberikan kewenangan pencegahan dan penindakan.
"Tetap saja, roh dari pemilu ini adalah masyarakat. Dimana masyarakat merupakan instrumen penting yang memiliki kesadaran ataupun menolak jika ada hal yang tidak sesuai. Kekuatan kita adalah masyarakat, benteng kita adalah masyarakat," tambahnya.
Sebanyak 54 anggota panwascam ini merupakan orang-orang terbaik dari ratusan pendaftar yang mengikuti seleksi oleh Bawaslu Kukar. Di mana untuk tiap kecamatannya ditempatkan tiga orang anggota panwascam dalam mengawal pemilu dan Pilkada 2024 mendatang.
Penulis: M. Yasin Handayan
Editor: Supiansyah