Ketua DPW Gelora Kaltim H Hadi Mulyadi menjelaskan, Festival Literasi digelar sebagai bentuk pengingat kepada semua, sebagai bangsa yang ingin maju untuk selalu aktif dalam kegiatan literasi, baik membaca ataupun menulis karena itu dua hal yang penting dalam peradaban.
"Artinya siapa yang ingin maju harus memiliki narasi yang baik untuk bangsa," kata Hadi yang juga Wakil Gubernur Kaltim ini.
"Harapan kami generasi muda memiliki kesadaran penuh belajar membaca untuk bangkit seperti Boedi Utomo dan sumpah pemuda yang membuat Indonesia merdeka," imbuhnya.
Semangat kebangkitan itulah yang ingin diwujudkan lagi setelah 76 tahun merdeka, yang menurut mereka saat ini mulai meredup.
Hal ini dianggap sebuah paradoks, sebab negara Indonesia yang kaya tapi masyarakatnya justru miskin.
"Nah itu kita harus bangkit. Kebangkitan itulah dari Gelora yang mencanangkan Indonesia menjadi satu dari lima kekuatan besar," tegasnya.
Ini juga bagian dari kekuatan Gelora secara umum untuk membangun Indonesia. Mereka optimistis, yakin dan tentunya berusaha dengan kebangkitan pemikiran dapat mampu membangun kembali Indonesia.
"Gelora ini partai yang siap membersamai orang-orang tidak berdaya menjadi berdaya," tutup Hadi.
Penulis : Faishal Ays
Editor: Aspian Nur