"Saya menyambut baik dilaksanakannya kegiatan ini sebagai forum strategis dalam mempererat komunikasi antara pemerintah kota Balikpapan dengan partai politik, sehingga hubungan kita ke depannya dapat semakin baik dalam rangka mewujudkan kehidupan perpolitikan yang sehat dan berkualitas di kota balikpapan,"ungkap Rahmad Mas'ud.
Dikatakan Rahmad bantuan keuangan ini bersumber dari APBD yang diberikan secara proporsional kepada partai politik yang mendapatkan kursi di DPRD Kabupaten dan Kota yang perhitungannya berdasarkan perolehan jumlah suara sah hasil pemilu.
Tercatat jumlah keseluruhan bantuan keuangan dari pemerintah kota balikpapan bagi 10 partai politik adalah sebesar Rp.1.271.220.600. "Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas parpol dalam kehidupan demokrasi di Kota balikpapan. Salah satu caranya melalui edukasi politik baik bagi masyarakat maupun anggota parpol, sehingga parpol memiliki kader-kader yang berkompeten dan suatu saat bisa menjadi wakil rakyat atau pejabat publik yang amanah,"tuturnya.
10 partai politik yang menerima bantuan keuangan tahun 2021 yakni Partai Golkar, PDI Perjuangan, Gerindra, PKS, Demokrat, PPP, Hanura, Nasdem, PKB, dan Perindo.
"Oleh karena itu saya meminta agar bantuan ini dapat digunakan secara proporsional, bebas dari korupsi, tidak ada konflik kepentingan dan digunakan dengan prinsip kehati-hatian serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan,"tandasnya.
Penulis : Yudi Hadi
Editor : Bambang Irawan