Saat ini DPD Demkorat Kaltim masih fokus melakukan konsolidasi struktur organisasi, meskipun kepengurusan yang ia pimpin berakhir awal 2022 mendatang.
Semua partai politik (parpol) kata dia, pasti memiliki strategi masing-masing dengan target dapat menghasilkan peraihan yang baik dalam Pemilihan Legislatif (Pileg), Pemilihan Presiden (Pilpres), maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
“Pastinya kami menginginkan kader yang menempati kursi eksekutif maupun legislatif, agar bisa perjuangkan aspirasi rakyat,” harap mantan Wali Kota Samarinda dua periode ini.
Jaang sendiri belum dapat menentukan sikapnya terkait maju atau tidaknya dirinya pada Musda nanti. “Lihat nanti saja bagaimana sikap politiknya,” singkat Jaang.
Terpisah, Bendahara DPD Partai Demokrat Kaltim Agus Aras mengatakan, sampai saat ini Steering Committee (SC) maupun Organizing Committee (OC) belum terbentuk. “Jadwal juga masih belum ada. Yang jelas kami mengacu AD/ART organisasi,” kata Agus.
Meski terdapat beberapa nama yang telah mencuat, namun Anggota DPRD Kaltim ini tetap berharap pada saat Musda nanti, Jaang tetap dapat terpilih secara aklamasi.
“Kalau ada nama lainnya, itu bagian dari demokrasi. Tapi harapannya tetap aklamasi ke Pak Jaang,” tutup Agus.
Penulis: */Faishal Ays
Editor: Aspian Nur