Jabatan di eksekutif nantinya akan coba diupayakan secara maksimal. Karena itu merupakan perwujudan dari demokrasi di daerah. Usaha menduduki jabatan di eksekutif itu pun agar dapat bisa berbuat lebih banyak untuk masyarakat. “Kalau enggak duduk di eksekutif susah untuk berbuat banyak,” terangnya.
Meski mengupayakan untuk bisa menduduki jabatan eksekutif, namun pihaknya tidak akan mengesampingkan kursi di legislatif. Karena legislatif memang memiliki peran juga bagi masyarakat. “Legislatif itu ada fungsi budgeting, tapi wilayah eksekutornya kan tetap eksekutif,” ucap Safar.
Terkhusus kursi eksekutif yang dimiliki PDIP, untuk saat ini ada lima daerah dari sepuluh kabupaten/kota se-Kaltim. Di antaranya Kutai Barat, Samarinda, Bontang, Kutai Kartanegara, dan Balikpapan. “2024 nanti targetnya itu bisa keseluruhan,” tuturnya.
Menyangkut kursi legislatif, Safar mengaku bahwa saat ini terus melakukan konsolidasi partai. Bahkan, hingga lakukan pembentukan pengurus tingkat ranting dan anak ranting. “Kita harus konkretkan, karena selama ini belum konkret. Basis kita di situ. Mudah-mudahan kalau ini berjalan, perolehan suara bisa maksimal se-Kaltim,” ucap mantan Kapolda Kaltim ini.
Sementara Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kutai Timur (Kutim), Agiel Suwarno menyampaikan saat ini sedang berbenah untuk menyiapkan kepengurusan partai, dari tingkat kabupaten hingga dusun. Hal tersebut dikatakan Agiel karena selama ini belum pernah dilakukan pada Pemilu-Pemilu sebelumnya. Ia akan melakukan perekrutan berbasis data yang lengkap, agar dapat bekerja secara lebih maksimal.
“Pembenahan ini luar biasa. Jadi nanti ketika ada Caleg (Calon Anggota Legislatif, Red) itu akan lebih mudah ketika ingin melakukan pertemuan kepada masyarakat,” ucap Agiel.
Anggota Komisi I DPRD Kaltim ini optimis dapat meningkatkan kursi pada legislatif di Kutim. Pasalnya, saat ini hanya memiliki empat kursi. Ke depan ditarget minimal bisa memiliki enam kursi.
“Yang jelas bisa dapat enam. Kita sudah ukur. Kita juga berharap Caleg juga betul-betul petarung di dapilnya,” tukasnya.
penulis : */Faisal
Editor : Bambang Irawan