Kamis, 05/08/2021

Jadi Calon Kuat di DPD RI, Nanang Sulaiman: Pemain Cadangan Harus Selalu Siap

Kamis, 05/08/2021

Nanang Sulaiman

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Jadi Calon Kuat di DPD RI, Nanang Sulaiman: Pemain Cadangan Harus Selalu Siap

Kamis, 05/08/2021

logo

Nanang Sulaiman

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Haji Nanang Sulaiman menjadi salah satu kandidat kuat menggantikan posisi almarhum Muhammad Idris sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 6 Tahun 2017 yang kemudian diubah dengan PKPU Nomor 6 Tahun 2019 tentang Pergantian Antar Waktu (PAW), disebutkan urutan suara terbanyak berikutnya yang akan menggantikan posisi tersebut.

Berdasarkan urutan perolehan suara terbanyak setelah Muhammad Idris adalah Najirah yang lebih unggul 64 suara daripada Nanang Sulaiman. Namun Najirah saat ini telah terpilih sebagai Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 lalu dan kecil kemungkinan untuk melepas jabatan barunya tersebut. 

Alhasil, Nanang yang berpotensi kuat untuk menggantikan Muhammad Idris sebagai Senator.

Dikonfirmasi terkait hal ini, pria yang akrab disapa Abah Nanang ini menanggapi santai. “Namanya pemain cadangan, ketika disuruh bersiap-siap, ya harus siap. Terima perintah saja,” kata Abah Nanang.

Dirinya mengaku hingga saat ini memang tidak ada surat ataupun panggilan secara resmi, baik dari KPU RI maupun DPD RI. Hanya saja lanjut dia, terdapat salah seorang yang ia tidak ketahui identitasnya menghubungi dirinya agar menyiapkan segala sesuatunya.

“Saya tidak tahu siapa itu. Dia cuman bilang Pak Nanang, siap-siap aja, siapa tau sewaktu-waktu diminta berkas yang dibutuhkan. Jadi sudah siap,” sebutnya.

Abah Nanang sadar diri, memang jatah sebagai PAW tersebut bukanlah milik dirinya sepenuhnya karena masih ada orang yang memperoleh suara di atasnya.

“Jadi saya siap menunggu saja, apapun keputusan KPU, ya siap saja. Disuruh gantikan ya siap, kalau enggak ya enggak apa-apa juga. Kan selama ini juga kita menunggu saja,” katanya dengan nada santai.

Diketahui, pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 lalu, Nanang Sulaiman meraih urutan ke-7 dengan perolehan 69.184 suara. Sedangkan Najirah urutan ke-6 dengan unggul 64 suara yakni sebanyak 69.248 suara. 


Penulis: */Faisal Ays

Editor: Aspian Nur

Jadi Calon Kuat di DPD RI, Nanang Sulaiman: Pemain Cadangan Harus Selalu Siap

Kamis, 05/08/2021

Nanang Sulaiman

Share

Berita Terkait