Pemotongan tumpeng dan membagikan 2.300 botol jamu dilakukan DPW PKB pada Harlah tahun ini dengan tujuan membantu masyarakat yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Pembagian jamu ini sebagai upaya mengajak rakyat selalu sehat, imun bertambah dan untuk kuat menghadapi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
Udin, sapaan akrab Syafruddin menjelaskan, masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus dituntaskan PKB Kaltim ke depan, diantaranya adalah perjuangan memastikan negara untuk terus hadir memberikan kepastian kepada rakyat terutama menyangkut kebutuhan dan harapan rakyat.
"Masyarakat harus mendapatkan kehidupan yang layak, sejahtera, jauh dari kata kemiskinan dan sikap diskriminasi," ucapnya.
Pada momentum perayaan Harlah ini Udin menegaskan untuk akan bersungguh-sungguh bekerja, meminta dukungan rakyat serta ridha dan restu Allah dalam menjalankan segala program.
Selain itu Udin juga menginstruksikan seluruh kader PKB di Kaltim yang ada di struktur pemerintahan baik eksekutif maupun legislatif agar bekerja dengan lebih memperhatikan dalam melayani rakyat. "Berikan pelayanan yang maksimal kepada rakyat," tegasnya.
Ini dilakukannya karena PKB sebagai partai politik adalah jembatan yang baik dalam memperjuangkan semua aspirasi rakyat.
"Karena kehadiran kami ini harus merangkul dan memperjuangkan aspirasi rakyat agar terus dicintai rakyat Kaltim dan Indonesia," ucapnya.
PKB Kaltim memiliki cita-cita dan target politik untuk kedepan, diantaranya PKB se-Kaltim harus memiliki Fraksi di DPRD 10 kabupaten kota. Saat ini terdapat 4 daerah yang sudah menjadi unsur pimpinan. Harapnya, kedepan bisa mendapat 6 daerah yang menjadi unsur pimpinan.
"Di tahun 2024 mendatang kami juga optimistis bisa merebut pimpinan di DPRD Kaltim dan mengirim kader terbaik ke DPR RI. Kami juga akan mengusung Gus Ami (Abdul Muhaimin Iskandar) sebagai calon presiden di 2024 mendatang," tutup Udin.
Penulis: Faisal
Editor: Aspian Nur