Dua kegiatan itu disebut-sebut sebagai upaya penguatan internal demi mempertahankan kekuasaan, karena Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Kaltim H Isran Noor yang saat ini menjabat sebagai Gubernur dikabarkan akan kembali mencalonkan diri pada Pilkada mendatang.
Menanggapi hal itu, Isran Noor mengaku akan sami'na wa atho'na dalam menjalankan keinginan masyarakat. Menurutnya, kepala daerah itu merupakan pelayan bagi rakyat yang berfungsi sebagai pembantu untuk melaksanakan segala hal yang diinginkan masyarakat.
"Jadi kalau disuruh orang untuk maju lagi, saya akan sami'na wa atho'na (dengarkan dan mentaati). Kepala daerah itu jongos. Jongosnya rakyat. Analoginya seperti itu," kata Isran, dalam Rakorda yang dihelat oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kota Samarinda, di Swissbell Hotel Samarinda, Minggu (20/6/2021) pagi hingga sore tadi.
Rakor ini seyogianya merupakan rangkaian proses di dalam partainya, lanjutan dari Rakornas dan Rakorwil, untuk membahas program kerja. "Seperti tema yang dibuat oleh Nasdem Samarinda ini, untuk konsolidasi kader dan penguatan struktur partai," terangnya.
Di dalam Rakorda ini tentunya untuk merumuskan formula rekomendasi hal-hal yang harus dilaksanakan oleh kader di seluruh wilayah Samarinda. Pastinya, sebagai menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pilkada di 2024 nanti.
Penulis : Faishal Ays
Editor: Aspian Nur