“Kami kan punya modal 5 kursi di DPRD Samarinda. Pekerjaan selanjutnya bagaimana mendapatkan partner yang tepat,” kata Viktor akhir pekan tadi kepada korankaltim.com
Disinggung mengenai pendamping, Viktor tak menjawab lugas, namun ia memberi semacam prasyarat bagi yang ingin bergandengan dengan dirinya. “Sama-sama politisi bagus, berbagi tugas. Tapi dengan birokrat, justru lebih bagus lagi. Tetapi harapan saya ke depan, bahwa pasangan kita adalah pasangan yang sama-sama energik dan penuh semangat. Karena butuh kerja, perlu kemauan, dan butuh keberanian untuk mencapai Samarinda Juara,” jelas Viktor.
Secara konkret saat ini ia masih menunggu semua proses berjalan. Sambil secara internal, pihaknya menyiapkan program-program unggulan. “Birokrat boleh, sesama politisi boleh. Kita lihat peluang ke depan, juga hasil survei,” ungkapnya lagi.
Sementara Ridwan Tasa, salah satu birokrat senior di Pemkot Samarinda yang juga menyatakan kesiapan maju dalam Pilwali Samarinda nanti, mengaku dirinya siap saja apabila disandingkan dengan partner politisi. Ia bahkan mengaku mengincar perahu Partai Politik (Parpol) untuk melancarkan jalannya menuju Pilwali Samarinda nanti.
“Saya sudah ada komunikasi dengan beberapa Parpol, kemudian saya juga harus komunikasi dengan tokoh masyarakat. Apakah sambutannya mendukung, atau seperti apa. Kita harus maju dengan pasangan yang serasi dan bisa bekerja sama. Kalau ditanya, saya ingin maju lewat jalur Parpol, Insyaallah,” ungkap Kepala Dinas Sosial Kota Samarinda itu. (*)
Penulis: */Rusdi
Editor: Aspian Nur