Meski demikian, Puji yang banyak memegang organisasi ini tak mau jemawa dan berbangga diri. Mantan dosen Politeknik Negeri Samarinda ini menyebut raihan suaranya sebagai amanah besar dari warga Samarinda yang telah mempercayai menjadi wakilnya di DPRD Kaltim.
“Melihat perolehan suara yang telah diplenokan KPU Kaltim, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan warga Samarinda. Insya Allah kami akan menjalankan amanah besar yang diberikan sebaik-baiknya dan semaksimal mungkin,” sebut Puji yang memiliki basis suara merata dari berbagai organisasi yang dipimpinnya, salah satunya bergelut di Tim Penggerak PKK yang mayoritas kalangan ibu-ibu mulai di tingkat RT, kelurahan, kecamatan dan kota.
Selain ketua TP PKK, Puji juga diamanahkan sebagai ketua Forum Kota Sehat (Forkots) Samarinda, Ketua Perkumpulan Pemberantasan Tuberculosis Indonesia (PPTI) Samarinda, ketua umum Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Samarinda, ketua TP UKS Samarinda, Bunda PAUD dan beberapa organisasi lainnya.
Begitu pula kepada para relawan dan simpatisan Puji Setyowati, ia juga menyampaikan terima kasih atas kerja keras, kerja ikhlas menyampaikan program ke rumah-rumah sehingga bisa memperoleh suara seperti sekarang ini. “Doakan kami selalu sehat, amanah dan bisa membawa Kaltim, khususnya Samarinda lebih maju lagi dengan kebersamaan,” ucap Puji.
Tidak hanya itu, Puji menyampaikan rasa dukacitanya kepada para petugas penyelenggara Pemilu yang meninggal selama proses pelaksanaan Pemilu 2019. Dimana di Samarinda sebanyak 3 orang pejuang Pemilu yang meninggal dunia.
“Mohon doanya lagi, setelah kita sama-sama menentukan pilihan pada 17 April kemarin, sekarang bersama sudah melihat hasil perhitungan yang telah pleno oleh KPU Kaltim. Mari kita tetap saling menghargai dan menjaga kondusif kota. Masih ada keputusan resmi dari KPU. Ini yang akan menjadi patokan yang sesungguhnya,” tegas Puji. (*)