Jabatan Sekretaris dan Bendara tim Pemenangan dijabat oleh Budiono Sastro Prawiro dari PDIP dan Nazaruddin dari Partai Hanura.
“Sesuai juklak Tim Kampanye Nasional, ketua tim pemenangan setiap daerah itu diupayakan adalah partai pemenang Pemilu di daerah tersebut,” katanya.
Maka dari itu sesuai perintah partai, lanjut pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Balikpapan ini kader dari partai berlambang pohon beringin yang harus menduduki jabatan inti. Karena Golkar menang di Kota Minyak.
Setelah terbentuk, tokoh partai politik digandeng untuk menarik simpati masyakat diantaranya, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Wakil Ketua DPRD Balikpapan Thohari Aziz, Anggota DPRD Balikpapan Syarifudin Odang, serta tokoh masyarakat seperti Djumiati, Ahmad Syahrudin, Dony Rempas, Sudigno dan Martini. “Jadi tokoh-tokoh tersebut sebagai dewan pengarah pada Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amiin di Balikpapan,” sebutnya.
Dia menargetkan khusus di Balikpapan bisa menang dengan suara mutlak. “Target kita tentu menang khususnya di Balikpapan, umumnya di Kaltim,” tegasnya.
Sekretaris Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amiin, Budiono Sastro Prawiro menambahkan pihaknya dengan taat mengikuti aturan PKPU nomor 23 tahun 2018 tentang Kampanye Pemilihan Umum dan PKPU nomor 24 tahun 2018 tentang Dana Kampanye Pemilu.
“Kami memberikan data dana kampanye selain itu melaporkan tim kampanye daerah ke KPU. Secepatnya kami koordinasi lintas pantai ini dan seluruh elemen masyakat baik yang terbentuk relawan nanti kita satukan dan dilaporkan,”timpalnya. (yud)