Parpol Tingkat Kaltim Hanya Perlu Penyempurnaan
2 menit baca898 kali dibaca
SAMARINDA - Verifikasi faktual KPU Kaltim berakhir sudah. Sebanyak 12 partai politik (parpol) sudah semuanya diperiksa. Hasilnya, secara umum sudah sesuai, hanya saja perlu penyempurnaan. Umumnya parpol kesalahan memasukkan data di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) dan keterwakilan perempuan di kepengurusan. Sesuai jadwal, Selasa (30/1) merupakan batas akhir verifikasi parpol tingkat provinsi.
“Tinggal penyempurnaan memasukkan data saja, secara umum sudah sesuai,” kata Ida Farida, Komisioner KPU Kaltim, Selasa (30/1).
Ida mencontohkan, PDIP Kaltim masih perlu perbaikan input data di Sipol. Setelah dilakukan verifikasi, yang masih terdaftar di Sipol, ketua DPD PDIP Kaltim adalah Dodi Rondonuwu. Padahal, sudah berubah. “Nah, Sipol ini kan yang bisa mengakses DPP koordinasi dengan KPU RI,” kata dia.
Begitu juga dengan Hanura Kaltim. Ida menyatakan kekurangannya adalah belum memenuhi syarat 30 persen keterlibatan perempuan di kepengurusannya. Hanura dengan Ketua Surpani kata dia semuanya sudah sesuai.
Soal, sekretariat sudah memiliki lokasi yang baru sesuai dengan alamat yang tertera di Sipol. Dari keterangan pengurus partai, sekretariat baru ini akan menjadi markas mereka sampai masa pelantikan legislator terpilih di Pemilu 2019.
Sekretaris Hanura Kaltim, Aji Dendi tak menampik temuan KPU Kaltim itu. Menurut dia, jumla kepengurusan perempuan memang masih belum mencukupi. Tapi, Aji Dendi menyatakan segera akan melengkapinya. “Untuk keterwakilan perempuan kami sudah koordinasi dengan Dpp, akan ada penambahan
. Jadi kami kurang 3 org, yang kami usulkan ke DPP 10 orang,” kata Aji Dendi.
Sesuai jadwal, usai verifikasi faktual, parpol memiliki masa perbaikan, 1-2 Februari 2018. “Kan 31 Januari pengumuman hasil pleno, perbaikan mulai dilakukan esok harinya,” kata Ida.
Verifikasi faktual juga dilaksanakan di Tenggarong. KPU Kutai Kartanegara (Kukar) verifikasi Partai Gerindra, Golkar hingga PKS.
Berdasarkan hasil verifikasi itu, Gerindra Kukar memenuhi semua syarat seperti minimal 30 persen kehadiran PAC. “Kita bahkan sampai 50 persen,” kata Sekretaris Gerindra Kukar, Jumarin Tripada.
Verifikasi yang dilakukan KPU meliputi verifikasi kepenguran, keanggotaan, sekretariat hingga keterwakilan perempuan.
Terpisah, Ketua KPU Kukar Junaidi Samsuddin mengatakan verifikasi faktual terhadap peserta pemilu sudah mulai dilaksanakan sejak, Selasa kemarin.
“Sudah ada beberapa parpol yang dilakukan verifikasi,” katanya.
Sementara di tingkat pusat, sebanyak dua belas partai lama peserta Pemilu 2014 sudah dinyatakan lolos verifikasi faktual tingkat pusat (DPP). Paling terakhir, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) melengkapi syarat keterwakilan perempuan. (sab/ami)










