Wakil Ketua Askab PSSI Kubar Arifin mengatakan, penyesuaian dilakukan agar program persiapan tetap berjalan di tengah kondisi kabut asap yang semakin tebal dengan kegiatan yang difokuskan adalah latihan di pusat kebugaran atau gym.
“Imbas kabut asap ini sementara latihan tim kami fokuskan di dalam ruangan, termasuk gym. Kalau diluar ruangan kondisi udaranya sangat tidak sehat karena asap terus menebal,” ujar Arifin kepada Korankaltim.com, Rabu (28/10/2026).
Terlepas dari kendala kabut asap, kondisi fisik pemain menunjukkan kemajuan dibandingkan saat babak kualifikasi (BK) Porprov VIII. Program latihan yang diberikan pelatih kepala Fauzi Lamarauna yang akrab disapa Coach Zicko, membawa perubahan positif bagi tim.
“Kalau dibandingkan saat BK Porprov kemarin, perbedaannya jauh sekali. Dulu kondisi fisik anak-anak masih belum maksimal, sedangkan sekarang sudah jauh meningkat,” sebut Arifin.
Selain peningkatan fisik, hasil pertandingan uji coba juga menjadi modal bagi tim sepak bola Kubar. Arifin menyebut dalam dua hingga tiga kali pertandingan uji coba yang telah dijalani, tim belum mengalami kekalahan dan rata-rata berhasil meraih kemenangan.
Setelah para pemain menyelesaikan ujian, Askab PSSI Kubar berencana memberangkatkan tim lebih awal ke Paser pada awal November. Pemusatan latihan selanjutnya akan dilanjutkan di daerah tersebut dengan menambah porsi latihan secara bertahap.
Keberangkatan lebih awal juga dipertimbangkan agar pemain tidak terlalu kelelahan selama perjalanan dan memiliki waktu istirahat yang cukup sebelum bertanding. Di Paser, program latihan akan kembali difokuskan pada peningkatan fisik dan teknik bersama Coach Zicko dan tim pelatih. Sisa waktu persiapan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mematangkan kesiapan pemain menghadapi pertandingan.
Arifin optimistis tim sepak bola Kubar mampu bersaing dan berupaya memenuhi harapan pemerintah daerah serta masyarakat untuk meraih prestasi pada Porprov mendatang.
Editor: Aspian Nur
Wakil Ketua Askab PSSI Kubar Arifin mengatakan, penyesuaian dilakukan agar program persiapan tetap berjalan di tengah kondisi kabut asap yang semakin tebal dengan kegiatan yang difokuskan adalah latihan di pusat kebugaran atau gym.
“Imbas kabut asap ini sementara latihan tim kami fokuskan di dalam ruangan, termasuk gym. Kalau diluar ruangan kondisi udaranya sangat tidak sehat karena asap terus menebal,” ujar Arifin kepada Korankaltim.com, Rabu (28/10/2026).
Terlepas dari kendala kabut asap, kondisi fisik pemain menunjukkan kemajuan dibandingkan saat babak kualifikasi (BK) Porprov VIII. Program latihan yang diberikan pelatih kepala Fauzi Lamarauna yang akrab disapa Coach Zicko, membawa perubahan positif bagi tim.
“Kalau dibandingkan saat BK Porprov kemarin, perbedaannya jauh sekali. Dulu kondisi fisik anak-anak masih belum maksimal, sedangkan sekarang sudah jauh meningkat,” sebut Arifin.
Selain peningkatan fisik, hasil pertandingan uji coba juga menjadi modal bagi tim sepak bola Kubar. Arifin menyebut dalam dua hingga tiga kali pertandingan uji coba yang telah dijalani, tim belum mengalami kekalahan dan rata-rata berhasil meraih kemenangan.
Setelah para pemain menyelesaikan ujian, Askab PSSI Kubar berencana memberangkatkan tim lebih awal ke Paser pada awal November. Pemusatan latihan selanjutnya akan dilanjutkan di daerah tersebut dengan menambah porsi latihan secara bertahap.
Keberangkatan lebih awal juga dipertimbangkan agar pemain tidak terlalu kelelahan selama perjalanan dan memiliki waktu istirahat yang cukup sebelum bertanding. Di Paser, program latihan akan kembali difokuskan pada peningkatan fisik dan teknik bersama Coach Zicko dan tim pelatih. Sisa waktu persiapan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mematangkan kesiapan pemain menghadapi pertandingan.
Arifin optimistis tim sepak bola Kubar mampu bersaing dan berupaya memenuhi harapan pemerintah daerah serta masyarakat untuk meraih prestasi pada Porprov mendatang.