Penulis: Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB - Persiapan Kabupaten Berau menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) di Kabupaten Paser mulai memasuki tahap krusial.
2 menit baca5 kali dibaca

Penulis: Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB - Persiapan Kabupaten Berau menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) di Kabupaten Paser mulai memasuki tahap krusial.
Di balik kesiapan ratusan atlet, masih terdapat kebutuhan anggaran sekitar Rp3,5 miliar yang harus dicarikan untuk memastikan seluruh kontingen dapat bertanding secara optimal.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau, Taupan Majid, mengatakan kebutuhan awal kontingen diperkirakan mencapai Rp11 miliar, termasuk untuk pelaksanaan pemusatan latihan atau training center (TC).
Setelah dilakukan efisiensi, kebutuhan tersebut ditekan menjadi sekitar Rp8 miliar. Sementara itu, anggaran yang tersedia saat ini baru sekitar Rp4,5 miliar.
“Yang sudah aman itu kostum, alat-alat tanding dan konsumsi. Yang masih kami cari adalah kekurangannya, seperti uang saku dan vitamin,” ujarnya, Rabu (7/10/2026).
Sejumlah kebutuhan utama memang telah dipenuhi. Namun, masih ada kebutuhan yang belum tertutupi, terutama uang saku atlet selama sekitar 10 hari pelaksanaan pertandingan serta vitamin untuk menunjang kondisi fisik atlet.
Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena venue Porprov VIII Kaltim tidak hanya berada di Kabupaten Paser. Sejumlah pertandingan juga tersebar di Penajam Paser Utara (PPU), Samarinda, Balikpapan, hingga Kabupaten Berau.
Artinya, kebutuhan kontingen tidak berhenti pada perlengkapan pertandingan. Pemerintah daerah dan KONI juga harus memastikan akomodasi, transportasi, konsumsi, serta kebutuhan harian atlet dan ofisial selama berpindah lokasi pertandingan.
Di tengah keterbatasan anggaran tersebut, Taupan berharap pemerintah daerah dapat membuka ruang kolaborasi dengan dunia usaha. Menurutnya, dukungan perusahaan diperlukan agar kebutuhan kontingen tidak sepenuhnya bertumpu pada anggaran pemerintah.
“Kalau masih ada kekurangan, saya berharap Bupati bersama Dewan dan Ketua Kontingen bisa berbicara dengan perusahaan-perusahaan untuk ikut mendukung,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dispora Berau, Nuransyah, mengatakan persiapan dilakukan bertahap, termasuk memastikan data atlet dan ofisial melalui tahapan entry by name.
“Salah satu tahapan yang menjadi perhatian adalah entry by name,” katanya.
Pada persiapan sebelumnya, Berau mengirimkan 799 atlet dari 52 cabang olahraga dengan dukungan anggaran tambahan pada 2025. Berdasarkan data KONI Provinsi Kaltim, Berau saat itu mampu menempati peringkat kelima dari 10 kabupaten/kota.
“Itu kita lakukan pada tahun 2025 melalui anggaran tambahan. Alhamdulillah, kita mencapai peringkat lima dari 10 kabupaten/kota,” jelasnya.
Untuk Porprov 2026, KONI Berau menyebut kontingen yang akan diberangkatkan berjumlah 732 orang, terdiri atas atlet, pelatih, dan ofisial. Mereka akan mengikuti 47 dari total 64 cabang olahraga yang dipertandingkan.
Sementara, Dispora Berau telah menyiapkan sejumlah kebutuhan melalui APBD murni dan APBD perubahan. Sekitar Rp1,5 miliar dialokasikan untuk akomodasi, uang harian, serta transportasi. Kebutuhan konsumsi dan akomodasi juga diprioritaskan melalui APBD murni agar proses pengadaan tidak terkendala waktu.
Perlengkapan seperti pakaian training, sepatu, kaus dalam, topi, dan tas juga mulai dipersiapkan. Pendataan hotel untuk tempat tinggal kontingen selama berada di Paser turut dilakukan.
Dengan waktu pelaksanaan Porprov yang semakin dekat, persoalan pembiayaan menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan.
“Kita tetap optimis seluruh kontingen Berau dapat diberangkatkan tepat waktu dengan fasilitas yang memadai demi meraih prestasi gemilang,” tandasnya.
Editor: Erwin






464 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 9 km Selatan Kodi, Sumba Barat Daya
07 Okt 2026, 14:28:20 WIB • Kedalaman 19 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG