Ketua KONI Kubar Alsiyus mengatakan, training pack menjadi kebutuhan yang masih harus diselesaikan dalam persiapan kontingen yang mana pengadaan perlengkapan tersebut merupakan kewenangan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kubar.
“Soal training pack itu kewenangannya Dispora. Sekda juga sudah turun tangan membahas masalah ini, kami serahkan kepada beliau untuk bagaimana caranya kebutuhan training pack ini bisa terpenuhi,” ujar Alsiyus kepada Korankaltim.com, Rabu (7/10/2026).
KONI berharap persoalan tersebut segera mendapatkan penyelesaian karena waktu keberangkatan kontingen semakin dekat. Pelepasan atlet diperkirakan dilakukan pada akhir Oktober ini sementara sejumlah cabang olahraga harus berangkat lebih awal karena dijadwalkan bertanding sebelum pembukaan Porprov.
“Pelepasan atlet diperkirakan tanggal 30 akhir bulan ini karena atlet paralayang tandingnya tanggal 4. Jadi mereka tanggal 1 sudah berangkat dari Kutai Barat,” jelas Alsiyus.
Selain atlet, tim sekretariat KONI juga dijadwalkan berangkat lebih awal untuk memantau pertandingan serta mencatat hasil yang diraih masing-masing cabang olahraga selama pelaksanaan Porprov.
Kebutuhan training pack tersebut berkaitan dengan besarnya kontingen Kubar yang akan berlaga pada Porprov tahun ini. Berdasarkan data sementara Pemkab Kubar, sebanyak 687 atlet disiapkan untuk mengikuti 50 cabang olahraga.
Para atlet akan didampingi 109 pelatih, 50 manajer tim dan 102 ofisial. Jika seluruhnya dihitung, jumlah sementara kontingen mencapai 948 orang.
Sementara itu, Dispora Kubar telah menyiapkan 442 paket training pack. Setiap paket terdiri atas jaket, celana training, kaos, sepatu, handuk, topi dan tas pertandingan.
Dengan jumlah tersebut, ketersediaan training pack masih belum sebanding dengan jumlah sementara anggota kontingen yang akan diberangkatkan.
Bagi KONI, pemenuhan kebutuhan perlengkapan menjadi bagian dari kesiapan kontingen sebelum menjalani pertandingan. Terlebih, jumlah cabor yang akan diikuti Kubar kini mencapai 50 cabor, bertambah dari perkiraan awal sebanyak 46 cabor setelah sejumlah cabor dinyatakan lolos babak kualifikasi (BK).
Penambahan cabor membuat Kubar harus memberikan kesempatan kepada seluruh cabor yang telah lolos untuk bertanding pada Porprov. “Awalnya kami perkirakan sekitar 46 cabor, sekarang menjadi 50 cabor yang akan berangkat bertanding di Porprov. Karena mereka lolos BK kami wajib memberangkatkan mereka dan memberi kesempatan untuk bertanding,” tegas Alsiyus.
Editor: Aspian Nur