Kepala Bidang Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan Cabang Samarinda, Mahdi mengatakan santunan ini tidak sebanding dengan kehadiran almarhum di tengah-tengah keluarganya.
"Tetapi apa yang kami berikan paling tidak ada yang ditinggalkan almarhum untuk keluarganya," ungkap Mahdi.
Ia berharap apa yang ditinggalkan untuk ahli waris almarhum tersebut, bisa dimanfaatkan untuk keberlanjutan perekonomian keluarga.
"Mudahan ini bisa sedikit membantu dan meringankan beban keluarganya," pungkasnya.
Sementara Ketua KONI Kaltim Zuhdi Yahya mengatakan memang baik pelatih maupun atlet disini, dari KONI Kaltim telah mendaftarkan untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, dengan mengikuti dua program yakni santunan kecelakaan dan kematian.
"Mereka yang persiapan mengikuti PON baik pelatih maupun atlet kami ikutkan BPJS Keternagakerjaan, itu ada sekitar 427 orang," tuturnya.
"Dan bersyukur dari BPJS bisa merespon dan diselesaikan dengan cepat," sambungnya.
Nah, kalau dilihat memang alamarhum Sadli ini merupakan salah satu pemain andalan di dalam tim hoki, dengan posisi gelandang.
"Dan almarhum, bisa berprestasi juga karena dukungan penuh dari pihak keluarga, sejak dari awal sampai akhir hayatnya. Tetapi, memang Tuhan berkehendak lain dan lebih sayang kepada almarhum, ya mudahan apa yang diberikan KONI Kaltim melalui BPJS ini bisa membantu meringankan beban keluarga," tandasnya.[]
Penulis:Nancy
Editor : Rusdi