Senin, 01/12/2025

Tim Penyelamat Masih Cari 400 Orang Hilang di Pulau Sumatera, Starlink-nya Elon Musk Siapkan Layanan Gratis

Senin, 01/12/2025

Warga saat melihat kerusakan akibat banjir di Padang. (reuters)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Tim Penyelamat Masih Cari 400 Orang Hilang di Pulau Sumatera, Starlink-nya Elon Musk Siapkan Layanan Gratis

Senin, 01/12/2025

logo

Warga saat melihat kerusakan akibat banjir di Padang. (reuters)

KORANKALTIM.COM - Sampai saat ini, tim penyelamat di Indonesia masih melakukan pencarian kepada setidaknya 400 orang yang dilaporkan hilang dengan banyak diantaranya diyakini tertimbun longsor, setelah hujan siklon menyebabkan banjir dahsyat pekan lalu di Pulau Sumatera. “Jumlah korban tewas di meningkat menjadi lebih dari 440 orang,” sebut pemerintah.

Bantuan telah dikirim ke daerah-daerah terdampak melalui udara dan laut, namun beberapa desa belum menerima apa pun dan ada laporan tentang orang-orang yang mencuri makanan dan air untuk bertahan hidup.

Diketahui hujan deras dan longsor juga badai merusak sebagian wilayah di Asia Tenggara, mulai dari Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina dan Sri Lanka, merugikan jutaan orang dan menewaskan lebih dari 900 orang di seluruh kawasan ini.

Badai tropis yang sangat langka bernama Siklon Senyar, menyebabkan longsor dan banjir yang dahsyat di Indonesia, dengan rumah-rumah hanyut dan ribuan bangunan terendam.

“Orang-orang dilaporkan hilang di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat,” kata Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) setempat. 

"Ada dua kota yang memerlukan perhatian penuh karena terisolasi, yaitu Tapanuli Tengah dan Sibolga," jelas Kepala BNPB Suharyanto seperti dikutip oleh kantor berita AFP Senin (1/12/2025) hari ini. “Kapal-kapal diharapkan tiba di Sibolga hari ini,” imbuhnya.

Bantuan asing telah tiba di Indonesia dengan Malaysia mengirimkan pasokan medis ke Aceh, satu dari provinsi yang paling parah terdampak.

“Di Desa Sungai Nyalo, sekitar 100 km (62 mil) dari Padang, ibu kota Sumatera Barat, air banjir sebagian besar telah surut kemarin, meninggalkan rumah-rumah, kendaraan dan tanaman pertanian tertutup lumpur abu-abu tebal, menurut laporan AFP.

Pihak berwenang belum mulai membersihkan jalan dan bantuan dari luar belum tiba. "Sebagian besar warga memilih untuk tinggal, mereka tidak ingin meninggalkan rumah mereka," kata Idris, seorang warga berusia 55 tahun kepada kantor berita tersebut.

Juru bicara polisi Ferry Walintukan mengatakan ada laporan tentang orang-orang yang merusak toko di Sumatera dan polisi telah dikirim untuk memulihkan ketertiban. "Pencurian terjadi sebelum bantuan logistik tiba. Warga tidak tahu bantuan akan datang dan khawatir mereka akan kelaparan," ujar Walintukan lagi.

Dalam perkembangan lain, miliarder teknologi Elon Musk mengatakan akan menyediakan layanan Starlink gratis untuk mendukung komunikasi selama darurat.


Editor: Aspian Nur

Tim Penyelamat Masih Cari 400 Orang Hilang di Pulau Sumatera, Starlink-nya Elon Musk Siapkan Layanan Gratis

Senin, 01/12/2025

Warga saat melihat kerusakan akibat banjir di Padang. (reuters)

Share

Berita Terkait