Diketahui hujan deras dan longsor juga badai merusak sebagian wilayah di Asia Tenggara, mulai dari Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina dan Sri Lanka, merugikan jutaan orang dan menewaskan lebih dari 900 orang di seluruh kawasan ini.
Badai tropis yang sangat langka bernama Siklon Senyar, menyebabkan longsor dan banjir yang dahsyat di Indonesia, dengan rumah-rumah hanyut dan ribuan bangunan terendam.
“Orang-orang dilaporkan hilang di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat,” kata Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) setempat.
"Ada dua kota yang memerlukan perhatian penuh karena terisolasi, yaitu Tapanuli Tengah dan Sibolga," jelas Kepala BNPB Suharyanto seperti dikutip oleh kantor berita AFP Senin (1/12/2025) hari ini. “Kapal-kapal diharapkan tiba di Sibolga hari ini,” imbuhnya.
Bantuan asing telah tiba di Indonesia dengan Malaysia mengirimkan pasokan medis ke Aceh, satu dari provinsi yang paling parah terdampak.
“Di Desa Sungai Nyalo, sekitar 100 km (62 mil) dari Padang, ibu kota Sumatera Barat, air banjir sebagian besar telah surut kemarin, meninggalkan rumah-rumah, kendaraan dan tanaman pertanian tertutup lumpur abu-abu tebal, menurut laporan AFP.
Pihak berwenang belum mulai membersihkan jalan dan bantuan dari luar belum tiba. "Sebagian besar warga memilih untuk tinggal, mereka tidak ingin meninggalkan rumah mereka," kata Idris, seorang warga berusia 55 tahun kepada kantor berita tersebut.
Juru bicara polisi Ferry Walintukan mengatakan ada laporan tentang orang-orang yang merusak toko di Sumatera dan polisi telah dikirim untuk memulihkan ketertiban. "Pencurian terjadi sebelum bantuan logistik tiba. Warga tidak tahu bantuan akan datang dan khawatir mereka akan kelaparan," ujar Walintukan lagi.
Dalam perkembangan lain, miliarder teknologi Elon Musk mengatakan akan menyediakan layanan Starlink gratis untuk mendukung komunikasi selama darurat.
Editor: Aspian Nur
Diketahui hujan deras dan longsor juga badai merusak sebagian wilayah di Asia Tenggara, mulai dari Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina dan Sri Lanka, merugikan jutaan orang dan menewaskan lebih dari 900 orang di seluruh kawasan ini.
Badai tropis yang sangat langka bernama Siklon Senyar, menyebabkan longsor dan banjir yang dahsyat di Indonesia, dengan rumah-rumah hanyut dan ribuan bangunan terendam.
“Orang-orang dilaporkan hilang di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat,” kata Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) setempat.
"Ada dua kota yang memerlukan perhatian penuh karena terisolasi, yaitu Tapanuli Tengah dan Sibolga," jelas Kepala BNPB Suharyanto seperti dikutip oleh kantor berita AFP Senin (1/12/2025) hari ini. “Kapal-kapal diharapkan tiba di Sibolga hari ini,” imbuhnya.
Bantuan asing telah tiba di Indonesia dengan Malaysia mengirimkan pasokan medis ke Aceh, satu dari provinsi yang paling parah terdampak.
“Di Desa Sungai Nyalo, sekitar 100 km (62 mil) dari Padang, ibu kota Sumatera Barat, air banjir sebagian besar telah surut kemarin, meninggalkan rumah-rumah, kendaraan dan tanaman pertanian tertutup lumpur abu-abu tebal, menurut laporan AFP.
Pihak berwenang belum mulai membersihkan jalan dan bantuan dari luar belum tiba. "Sebagian besar warga memilih untuk tinggal, mereka tidak ingin meninggalkan rumah mereka," kata Idris, seorang warga berusia 55 tahun kepada kantor berita tersebut.
Juru bicara polisi Ferry Walintukan mengatakan ada laporan tentang orang-orang yang merusak toko di Sumatera dan polisi telah dikirim untuk memulihkan ketertiban. "Pencurian terjadi sebelum bantuan logistik tiba. Warga tidak tahu bantuan akan datang dan khawatir mereka akan kelaparan," ujar Walintukan lagi.
Dalam perkembangan lain, miliarder teknologi Elon Musk mengatakan akan menyediakan layanan Starlink gratis untuk mendukung komunikasi selama darurat.
Editor: Aspian Nur