Minggu, 22/09/2024
Minggu, 22/09/2024
Atlet Kaltim di nomor speed mix beregu di posisi ketiga pada UPP panjat tebing. (Foto: Ainur/Korankaltim.com)
Minggu, 22/09/2024

Atlet Kaltim di nomor speed mix beregu di posisi ketiga pada UPP panjat tebing. (Foto: Ainur/Korankaltim.com)
Penulis: Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, BANDA ACEH – Cabang olahraga panjat tebing sejatinya selalu jadi andalan Kalimantan Timur utamanya setiap pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) berlangsung.
Selalu ada medali emas yang dibawa pulang para pemanjat Benua Etam, hal mana yang membuat nama Kaltim pun disegani provinsi lain dalam setiap kejuaraan yang berlangsung di tingkat nasional.
Namun seiring waktu, prestasi atlet panjat tebing Kaltim semakin menurun. Terbaru pada PON XXI/2024 di Aceh-Sumatera Utara, hanya satu medali itu pun perunggu yang berhasil diraih atlet panjat tebing Kaltim dari nomor speed mix combine atas nama Maria dan Pengeran.
Terkait hal itu, Ketua Umum Pengurus Provinsi Federasi Panjat Tebing Indonesia (Pengprov FPTI) Kaltim Misbachul Coir menjelaskan, banyak yang harus dibenahi sebelum menuju PON berikutnya di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timu (NTT) tahun 2029 mendatang, utamanya mengganti semua personel yang secara usia sudah tidak memungkinkan.
FPTI Kaltim menjadwalkan evaluasi secara menyeluruh dengan mengganti semua atlet dan regenerasi diawali dengan pencarian atlet pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Paser tahun 2026 mendatang yang jadi kesempatan bagi atlet baru untuk gabung. “Harus benar-benar kami perhatikan lagi kedepannya,” ujar Misbach kepada Korankaltim.com Minggu (22/9/2024).
Pada pertandingan yang berlangsung tiga pekan di Stadion Harapan Bangsa (SHB), Banda Aceh, Misbach mengaku atlet-atletnya sudah berjuang. “Selama tiga minggu saya menemani atlet disini, kami sudah berjuang, walaupun rezekinya hanya sampai di perunggu,” ujarnya.
“Total 16 nomor yang diikuti, untuk boulder beregu kami dapat perak di PON XX/2021 di Papua. Di BK (Babak Kualifikasi) PON kemarin sempat emas. Target awal kami di PON tahun ini satu emas, satu perak dan satu perunggu,” ungkap Misbach lagi.
“Kalau di panjat tebing bukan masalah kemampuan, kadang keberuntungan juga berperan penting. Bahkan atlet yang meraih medali emas Olimpiade pun kalah,” paparnya.
Editor: Aspian Nur
Minggu, 22/09/2024
Atlet Kaltim di nomor speed mix beregu di posisi ketiga pada UPP panjat tebing. (Foto: Ainur/Korankaltim.com)
TERPOPULER