Senin, 16/09/2024
Senin, 16/09/2024
Tim kabaddi Kaltim saat foto bersama usai dikalungkan medali. (Foto: Humas KONI Kaltim)
Senin, 16/09/2024

Tim kabaddi Kaltim saat foto bersama usai dikalungkan medali. (Foto: Humas KONI Kaltim)
Penulis: Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, MEDAN - Satu medali emas, dua perak dan satu perunggu berhasil dibawa pulang Tim Kabbadi Kaltim, saat bermain di Gedung Serbaguna, Kompleks Stadion Baharoeddin Siregar, Sumut.
Pelatih Kabaddi Kaltim, Ghufron mengatakan peraihan ini berkat kerja keras yang dilakukan oleh atlet-atletnya dua Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh dan Sumut.
“Anak-anak sudah bekerja keras, lawan yang kita hadapi Bali, merupakan barometernya kabaddi. Mudah-mudahan kedepannya kita juga bisa lebih maksimal lagi,” kata Ghufron.
Raihan medali ini dikatakan Ghufron, sudah sesuai dengan target yang diberikan pada Komite Olahraga Nasional (KONI) Kaltim, yakni satu emas. Diakui, karena bagaimana pun juga, kekuatan kabbadi masih ada di Bali. Dengan bangga dia menyebut, tim lawan kaget dengan perkembangan pesat dari kabaddi Kaltim.
“Mereka semua sudah kaget dengan perkembangan Kaltim kok. Karena saat menuju final, mereka kita bantai semuanya,” sebutnya.
Di luar dugaan, emas ini merupakan raihan yang luar biasa, mengingat PON ini merupakan yang pertama diikuti oleh kabaddi Kaltim. Membuat sejarah baru, diakui Ghufron, dia menekankan dan menenamkan motivasi untuk pengukiran sejarah dan jadikan kiblat kabaddi, dari Bali pindah ke Kaltim.
“Alhamdulillah anak-anak sudah berusaha seperti itu. Di PON Papua kita masih di eksibisi, banyak emasnya, karena nomornya banyak. Tapi PON kali ini kan hanya empat nomor, putra dan putri,” imbuhnya.
Sementara di BK (babak kualifikasi) PON, kabaddi Kaltim berada di peringkat kedua dengan dua emas dan dua perak.
Editor: Supiansyah
Senin, 16/09/2024
Tim kabaddi Kaltim saat foto bersama usai dikalungkan medali. (Foto: Humas KONI Kaltim)
TERPOPULER