Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA - Kontingen Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berhasil keluar sebagai juara umum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) IV Kalimantan Timur (Kaltim) 2026.
1 menit baca2 kali dibaca

Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA - Kontingen Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berhasil keluar sebagai juara umum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) IV Kalimantan Timur (Kaltim) 2026.
Prestasi tersebut diraih setelah kontingen tuan rumah mengumpulkan total 53 medali, terdiri dari 17 emas, 20 perak dan 16 perunggu.
Capaian tersebut sekaligus menegaskan keberhasilan para atlet aparatur sipil negara (ASN) Kutim dalam bersaing dengan kontingen dari kabupaten dan kota lainnya di Kaltim. Hasil ini tidak terlepas dari kerja keras atlet, pelatih, manajer, serta seluruh unsur pendukung selama mengikuti rangkaian pertandingan.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan, olahraga tidak sekadar menjadi ajang untuk mengejar kemenangan dan memperoleh medali. Lebih dari itu, kompetisi olahraga mengajarkan nilai kedisiplinan, kerja sama, kepatuhan terhadap aturan serta kemampuan menghadapi tekanan.
"Pertandingan olahraga telah memberikan gambaran bagaimana seseorang bekerja dalam sebuah tim. Harus mematuhi aturan, menghadapi tekanan dan berjuang mencapai target," ujarnya, Minggu (8/11/2026).
Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh selama kompetisi tersebut harus dapat diterapkan dalam lingkungan kerja pemerintahan. Sebab, ASN memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Keberhasilan meraih gelar juara umum merupakan hasil kerja kolektif yang harus menjadi motivasi bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan kualitas diri, termasuk dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan publik.
"ASN harus profesional, berintegritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegasnya.
Ardiansyah juga berharap prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat. Pembinaan olahraga di kalangan ASN perlu terus diperkuat agar potensi atlet daerah dapat berkembang dan mampu mempertahankan prestasi pada kompetisi berikutnya.
"Setiap kontingen menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa semangat persaingan sehat daerah masing-masing," pungkasnya.
Editor: Erwin
Prestasi tersebut diraih setelah kontingen tuan rumah mengumpulkan total 53 medali, terdiri dari 17 emas, 20 perak dan 16 perunggu.
Capaian tersebut sekaligus menegaskan keberhasilan para atlet aparatur sipil negara (ASN) Kutim dalam bersaing dengan kontingen dari kabupaten dan kota lainnya di Kaltim. Hasil ini tidak terlepas dari kerja keras atlet, pelatih, manajer, serta seluruh unsur pendukung selama mengikuti rangkaian pertandingan.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan, olahraga tidak sekadar menjadi ajang untuk mengejar kemenangan dan memperoleh medali. Lebih dari itu, kompetisi olahraga mengajarkan nilai kedisiplinan, kerja sama, kepatuhan terhadap aturan serta kemampuan menghadapi tekanan.
"Pertandingan olahraga telah memberikan gambaran bagaimana seseorang bekerja dalam sebuah tim. Harus mematuhi aturan, menghadapi tekanan dan berjuang mencapai target," ujarnya, Minggu (8/11/2026).

Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh selama kompetisi tersebut harus dapat diterapkan dalam lingkungan kerja pemerintahan. Sebab, ASN memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Keberhasilan meraih gelar juara umum merupakan hasil kerja kolektif yang harus menjadi motivasi bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan kualitas diri, termasuk dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan publik.
"ASN harus profesional, berintegritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegasnya.
Ardiansyah juga berharap prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat. Pembinaan olahraga di kalangan ASN perlu terus diperkuat agar potensi atlet daerah dapat berkembang dan mampu mempertahankan prestasi pada kompetisi berikutnya.
"Setiap kontingen menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa semangat persaingan sehat daerah masing-masing," pungkasnya.
Editor: Erwin







Pusat gempa berada di darat 20 km timur Kendari
08 Nov 2026, 01:54:12 WIB • Kedalaman 5 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG