Sesaat pasca kebakaran, Bupati dan Wakil Bupati Kutim juga melakukan peninjauan di lapangan guna melihat kondisi rumah warga yang hangus terbakar.
"Semoga dengan adanya kunjungan tersebut warga yang terdampak dapat diberikan santunan atas musibah yang dialami," ungkap Mustamin.
Seperti diketahui, musibah kebakaran tersebut menghanguskan sebanyak 3 bangunan ruko, barakan 12 pintu dan 8 pintu serta 5 unit rumah tunggal.
Dikatakan Mustamin, awalnya salah satu saksi mata yakni Kadir sedang di dalam rumah mendengar terikan anak-anak. "Kebakaran-kebakaran" ujarnya menirukan.
Mendengar teriakan tersebut, warga langsung keluar rumah dan melihat asap tebal membumbung tinggi di belakang rumah dan melihat api muncul di salah satu barakan milik Elfis.
"Kemudian (warga) mengambil air dan menyiram dinding bangunan barakan yang terbakar. Namun api mulai membesar dan merembet hingga membakar pemukiman padat bangunan tersebut," sebutnya saat dikonfirmasi Minggu (14/8/2022).
Dipastikan dalam kejadian tersebut tak ada korban jiwa. Diduga percikan api dan asap hitam keluar bersumber dari kompor. Sebelum api muncul sempat tercium bau wajan gosong yang diduga merupakan asal api.
Penulis: Zulhamri
Editor: Maruly Zainuddin