Itu terjadi saat warga mengantre panjang di kawasan Kilometer I Jalan Poros Sangatta-Bontang Kecamatan Sangatta Selatan pagi tadi.
Serbuan warga yang berbondong-bondong memadati kawasan tersebut sebenarnya diawasi tim gabungan untuk mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan panjang.
Namun seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang diketahui sedang hamil saat mengatre dan berhasil mendapatkan minyak goreng murah justru harus kehilangan kendaraan roda dua yang di parkir dekat tempat pengambilan kupon di lokasi sekitar.
Wanita itu bernama Saduka, berusia 36 tahun yang saat dikonfirmasi Korankaltim.com mengaku telah memarkir kendaran merk Beat bernopol KT 2056 JH.
"Awalnya saya datang ke KM I untuk antre minyak goreng. Motor saya taruh di dekat antrian kupon pas depan toko kecil. Setelah saya dapat kupon terus langsung ke tempat pengambilan minyak. Setelah balik ternyata motor saya sudah nggak ada," ujar Saduka dengan nada sedih.
Sudah pun berusaha mencari kesana kemari karena mengira ada yang memindahkan motornya, namun Saduka tak juga menemukan motornya. Saduka sendiri berdomisili tempat tinggal di Gang Damai, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara.
"Saya antre ngak lama sekitar 10 menit saja, padahal di sekitar situ ada petugas. Kalau ada yang bawa kabur betul-betul nekat," ucap Saduka masih dengan nada sedih.
Dirinya tidak bisa berbuat banyak karena kondisinya juga sedang hamil sehingga meminta petugas untuk membantu mencari agar bisa segera ditemukan sebab didalam jok motor tersimpan STNK pula.
"Karena tak kunjung ketemu terpaksa saya minta dijemput suami dan melakukan pengaduan kehilangan ke Polres Kutim. Semoga saja cepat ketemu karena kebutihan anak saya untuk di pakai ke sekolah," harap Saduka.
Penulis: Zulhamri
Editor: Aspian Nur