Kepala Kemenag Kutim, Nasrun Assalma, mengatakan, pihaknya masih menunggu surat resmi. Sehingga belum berani memberikan komentar terkait rencana untuk membuka kembali jadwal keberangkatan jamaah umroh.
“Saat ini belum ada suratnya, informasi tersebut memang baru dari tingkat tinggi. Untuk tindak lanjut ke bawahnya itu belum,” bebernya.
Pihaknya belum bisa memberikan penjelasan lebih jauh, sebelum ada surat resmi. Termasuk petunjuk teknis yang akan diterbitkan oleh Kementerian Agama, untuk kepastian jadwal keberangkatan jemaah umroh.
“Kalau nanti sudah ada panduan juknis dari Kementerian Agama di pusat, Insyaallah kami akan sampaikan,” jabarnya.
Salah satu pelaksana biro perjalanan umroh, Ria Melati mengatakan bahwa untuk penyelenggaraan umroh dan haji pihaknya sangat menyambut baik keputusan dari pemerintah Saudi yang telah memberikan titik terang bahwa umroh di Indonesia telah dibuka.
Hingga kini pihaknya belum mendapat petunjuk pelaksanaan pemberangkatan umroh. Untuk itu, pihak penyelenggara masih menunggu. Pihaknya akan sampaikan kepada calon jamaah ketika ada informasi lebih lanjut.
“Jika juknis belum ada belum bisa memberangkatkan sebab jika tidak mendukung sangat kesulitan. Apalagi informasi yang kami terima umroh itu dibuka dan bersyarat,” tandasnya.
Penulis : */Zulhamri
Editor : Bambang Irawan
Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak Jumat tanggal 29 Oktober 2021