Sunggono mengatakan, panitia inti telah menuntaskan tahapan awal persiapan, termasuk merampungkan materi ekspose yang akan dipaparkan kepada panitia tingkat provinsi dan perwakilan kabupaten/kota pada Selasa (3/11/2026).
Ekspose tersebut dijadwalkan berlangsung di Pendopo Bupati Odah Etam, Tenggarong, dan akan dihadiri perwakilan seluruh kabupaten/kota serta unsur Pemerintah Provinsi Kaltim.
“Mudah-mudahan besok semuanya bisa berjalan dengan baik,” ujar Sunggono yang juga menjabat Ketua Umum Panitia MTQH XLVI Kaltim.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pembahasan dalam rapat, materi ekspose yang akan disampaikan telah disesuaikan dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing bidang. Seluruh panitia yang terlibat juga telah menyatakan kesiapan untuk melaksanakan tugas sesuai dengan rencana yang telah disusun.
Menurutnya, terdapat sejumlah penyesuaian dalam konsep persiapan menyusul perubahan lokasi dan kebijakan teknis. Namun, berbagai penyesuaian tersebut telah dibahas dan disepakati bersama.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah penataan atribut dan materi publikasi di arena utama MTQH. Untuk menjaga ketertiban dan estetika panggung, pemasangan spanduk maupun baliho akan dibatasi dari sisi jumlah dan ukuran agar terlihat seragam dan tertata rapi.
“Untuk menjaga ketertiban dan estetika di panggung arena utama nanti, spanduk atau baliho yang dipasang dibatasi jumlah dan ukurannya supaya seragam dan terlihat rapi,” jelasnya.
Selain itu, pihak-pihak yang ingin memasang spanduk atau baliho juga akan diarahkan agar penempatannya sesuai dengan lokasi yang telah ditentukan. Hal ini dilakukan agar seluruh atribut publikasi tetap tertata dan terkoordinasi dengan baik. (*)
Sunggono mengatakan, panitia inti telah menuntaskan tahapan awal persiapan, termasuk merampungkan materi ekspose yang akan dipaparkan kepada panitia tingkat provinsi dan perwakilan kabupaten/kota pada Selasa (3/11/2026).
Ekspose tersebut dijadwalkan berlangsung di Pendopo Bupati Odah Etam, Tenggarong, dan akan dihadiri perwakilan seluruh kabupaten/kota serta unsur Pemerintah Provinsi Kaltim.
“Mudah-mudahan besok semuanya bisa berjalan dengan baik,” ujar Sunggono yang juga menjabat Ketua Umum Panitia MTQH XLVI Kaltim.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pembahasan dalam rapat, materi ekspose yang akan disampaikan telah disesuaikan dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing bidang. Seluruh panitia yang terlibat juga telah menyatakan kesiapan untuk melaksanakan tugas sesuai dengan rencana yang telah disusun.
Menurutnya, terdapat sejumlah penyesuaian dalam konsep persiapan menyusul perubahan lokasi dan kebijakan teknis. Namun, berbagai penyesuaian tersebut telah dibahas dan disepakati bersama.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah penataan atribut dan materi publikasi di arena utama MTQH. Untuk menjaga ketertiban dan estetika panggung, pemasangan spanduk maupun baliho akan dibatasi dari sisi jumlah dan ukuran agar terlihat seragam dan tertata rapi.
“Untuk menjaga ketertiban dan estetika di panggung arena utama nanti, spanduk atau baliho yang dipasang dibatasi jumlah dan ukurannya supaya seragam dan terlihat rapi,” jelasnya.
Selain itu, pihak-pihak yang ingin memasang spanduk atau baliho juga akan diarahkan agar penempatannya sesuai dengan lokasi yang telah ditentukan. Hal ini dilakukan agar seluruh atribut publikasi tetap tertata dan terkoordinasi dengan baik. (*)