Peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga yang memasuki usianya ke-80 pada tahun 2027 mendatang dipandang sebagai momentum emas bersejarah. Oleh karena itu, Pemkab Kukar bersama seluruh unsur terkait mulai melakukan persiapan matang sejak dini guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sukses, khidmat, dan memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat, Ucap Sunggono.
Dalam pertemuan tersebut, beberapa poin utama pembahasan meliputi, Penataan Linimasa Rangkaian Kegiatan, Menyusun jadwal dan tema peringatan agar lebih semarak dan bermakna. Kesiapan Infrastruktur & Kawasan, Evaluasi fasilitas publik dan situs-situs bersejarah di Kecamatan Sangasanga yang akan menjadi pusat kegiatan Peringatan Merah Putih. Sinergi dan Koordinasi Antarinstansi dalam hal ini pembagian peran antar OPD (Organisasi Perangkat Daerah) serta unsur Forkopimcam Sangasanga demi kelancaran logistik, keamanan, dan publikasi.
Selain pematangan persiapan Peringatan Merah Putih ke-80, rapat itu juga dimanfaatkan untuk mendiskusikan sejumlah isu strategis terkait pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Sangasanga, di antaranya, Pengembangan Potensi Wisata Sejarah & Edukasi: Mendorong Sangasanga sebagai Kota Juang yang berkelanjutan melalui penataan cagar budaya. Peningkatan Pelayanan Publik: Koordinasi peningkatan infrastruktur dasar masyarakat di wilayah Sangasanga. Ketertiban dan Keamanan Wilayah: Menjaga kondusifitas wilayah menjelang dan selama pelaksanaan ajang-ajang besar daerah.
Melalui audiensi ini, diharapkan koordinasi lintas sektoral dapat terbangun lebih kuat sehingga Peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga ke-80 Tahun 2027 tidak hanya menjadi seremonial tahunan, melainkan wujud penghormatan nyata terhadap jasa para pahlawan sekaligus penggerak roda ekonomi dan pariwisata daerah. (*)
Peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga yang memasuki usianya ke-80 pada tahun 2027 mendatang dipandang sebagai momentum emas bersejarah. Oleh karena itu, Pemkab Kukar bersama seluruh unsur terkait mulai melakukan persiapan matang sejak dini guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sukses, khidmat, dan memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat, Ucap Sunggono.
Dalam pertemuan tersebut, beberapa poin utama pembahasan meliputi, Penataan Linimasa Rangkaian Kegiatan, Menyusun jadwal dan tema peringatan agar lebih semarak dan bermakna. Kesiapan Infrastruktur & Kawasan, Evaluasi fasilitas publik dan situs-situs bersejarah di Kecamatan Sangasanga yang akan menjadi pusat kegiatan Peringatan Merah Putih. Sinergi dan Koordinasi Antarinstansi dalam hal ini pembagian peran antar OPD (Organisasi Perangkat Daerah) serta unsur Forkopimcam Sangasanga demi kelancaran logistik, keamanan, dan publikasi.
Selain pematangan persiapan Peringatan Merah Putih ke-80, rapat itu juga dimanfaatkan untuk mendiskusikan sejumlah isu strategis terkait pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Sangasanga, di antaranya, Pengembangan Potensi Wisata Sejarah & Edukasi: Mendorong Sangasanga sebagai Kota Juang yang berkelanjutan melalui penataan cagar budaya. Peningkatan Pelayanan Publik: Koordinasi peningkatan infrastruktur dasar masyarakat di wilayah Sangasanga. Ketertiban dan Keamanan Wilayah: Menjaga kondusifitas wilayah menjelang dan selama pelaksanaan ajang-ajang besar daerah.
Melalui audiensi ini, diharapkan koordinasi lintas sektoral dapat terbangun lebih kuat sehingga Peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga ke-80 Tahun 2027 tidak hanya menjadi seremonial tahunan, melainkan wujud penghormatan nyata terhadap jasa para pahlawan sekaligus penggerak roda ekonomi dan pariwisata daerah. (*)