Menurutnya, pengisian jabatan tersebut dilakukan untuk mengisi sejumlah posisi yang kosong karena pejabat sebelumnya telah memasuki masa pensiun. Dengan terisinya jabatan tersebut, diharapkan pelaksanaan tugas kedinasan dan program kerja perangkat daerah dapat berjalan optimal.
“Pejabat yang baru dilantik diharapkan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh amanah, menjunjung tinggi integritas, serta bekerja secara profesional sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelantikan ini juga merupakan bagian dari penyegaran organisasi. Melalui penempatan pejabat sesuai dengan kebutuhan organisasi, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) diharapkan mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara efektif serta memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat.
Untuk itu, Aulia meminta para pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja masing-masing dan membangun koordinasi dengan pimpinan serta jajaran terkait. Langkah tersebut penting agar pelaksanaan program kerja, tugas kedinasan, dan kebijakan pemerintah daerah dapat berjalan selaras dan efektif.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi seluruh perangkat daerah dalam mendukung visi dan misi pembangunan melalui Program Kukar Idaman Terbaik, yang merupakan kelanjutan dari Program Kukar Idaman sebelumnya.
Dukungan masyarakat, pemangku kepentingan, dan seluruh pihak terkait juga diharapkan terus diperkuat guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif, efektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Selain menjalankan tugas administratif, para pejabat dituntut mampu menunjukkan kepemimpinan yang baik, membangun komunikasi yang efektif, serta menciptakan suasana kerja yang harmonis di lingkungan perangkat daerah masing-masing. (*)
Adapun 11 pejabat yang dilantik, yakni:
- Ersiyanli, sebagai Sekretaris Dinas Sosial.
- Lucy Yulidasari, sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
- Ns. Nurlely Tri Wahyuni, sebagai Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSU A.M. Parikesit.
- dr. Arif Risdianto, sebagai Wakil Direktur Penunjang dan Keuangan RSU A.M. Parikesit.
- Aspiady Yuspian Handani, sebagai Inspektur Pembantu Wilayah III Inspektorat Daerah.
- Rindang Lesmana, sebagai Kepala Bagian Fasilitasi dan Pengawasan Penganggaran Sekretariat DPRD.
- Ismail Ependi, sebagai Kepala Bidang Mutasi dan Promosi BKPSDM.
- Mohamad Saidar, S.E., M.M., sebagai Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
- Akhmad Supriyadi, sebagai Kepala Bidang Anggaran BPKAD.
- Yoga Jati Nugraha, sebagai Kepala Subbidang Evaluasi dan Pelaporan Aset.
- Hariyo Santoso, sebagai Kepala UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah dan Elektromedik Dinas Kesehatan Kukar.
Menurutnya, pengisian jabatan tersebut dilakukan untuk mengisi sejumlah posisi yang kosong karena pejabat sebelumnya telah memasuki masa pensiun. Dengan terisinya jabatan tersebut, diharapkan pelaksanaan tugas kedinasan dan program kerja perangkat daerah dapat berjalan optimal.
“Pejabat yang baru dilantik diharapkan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh amanah, menjunjung tinggi integritas, serta bekerja secara profesional sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelantikan ini juga merupakan bagian dari penyegaran organisasi. Melalui penempatan pejabat sesuai dengan kebutuhan organisasi, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) diharapkan mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara efektif serta memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat.
Untuk itu, Aulia meminta para pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja masing-masing dan membangun koordinasi dengan pimpinan serta jajaran terkait. Langkah tersebut penting agar pelaksanaan program kerja, tugas kedinasan, dan kebijakan pemerintah daerah dapat berjalan selaras dan efektif.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi seluruh perangkat daerah dalam mendukung visi dan misi pembangunan melalui Program Kukar Idaman Terbaik, yang merupakan kelanjutan dari Program Kukar Idaman sebelumnya.
Dukungan masyarakat, pemangku kepentingan, dan seluruh pihak terkait juga diharapkan terus diperkuat guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif, efektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Selain menjalankan tugas administratif, para pejabat dituntut mampu menunjukkan kepemimpinan yang baik, membangun komunikasi yang efektif, serta menciptakan suasana kerja yang harmonis di lingkungan perangkat daerah masing-masing. (*)
Adapun 11 pejabat yang dilantik, yakni:
- Ersiyanli, sebagai Sekretaris Dinas Sosial.
- Lucy Yulidasari, sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
- Ns. Nurlely Tri Wahyuni, sebagai Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSU A.M. Parikesit.
- dr. Arif Risdianto, sebagai Wakil Direktur Penunjang dan Keuangan RSU A.M. Parikesit.
- Aspiady Yuspian Handani, sebagai Inspektur Pembantu Wilayah III Inspektorat Daerah.
- Rindang Lesmana, sebagai Kepala Bagian Fasilitasi dan Pengawasan Penganggaran Sekretariat DPRD.
- Ismail Ependi, sebagai Kepala Bidang Mutasi dan Promosi BKPSDM.
- Mohamad Saidar, S.E., M.M., sebagai Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
- Akhmad Supriyadi, sebagai Kepala Bidang Anggaran BPKAD.
- Yoga Jati Nugraha, sebagai Kepala Subbidang Evaluasi dan Pelaporan Aset.
- Hariyo Santoso, sebagai Kepala UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah dan Elektromedik Dinas Kesehatan Kukar.