Dalam rekaman video berdurasi sekitar setengah menit lebih itu terlihat sebuah perahu bermesin speedboat membawa sejumlah penumpang melintasi aliran sungai yang dipenuhi bebatuan besar dengan arus deras.
Awalnya perahu terlihat berusaha melintasi jalur riam dengan posisi melawan arus. Namun kuatnya arus sungai membuat perahu mulai kehilangan kendali, membuat perahu terdorong ke arah bebatuan besar di tengah sungai.
Tak lama perahu terlihat terombang-ambing dan sulit dikendalikan. Bagian depan perahu beberapa kali menghantam arus di sekitar batu sehingga posisi perahu semakin tidak stabil. Para penumpang terlihat bertahan sambil berpegangan.
Situasi semakin menegangkan ketika perahu terseret ke sisi riam yang arusnya lebih deras. Perahu nyaris berputar dan berisiko terbalik di antara celah batu-batu besar. Video berakhir saat perahu masih berada di tengah arus deras, dengan kondisi yang belum sepenuhnya aman.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Mahakam Ulu Papilus Panyu saat dikonfirmasi Korankaltim.com Sabtu (28/3/2026) hari ini menjelaskan terkait insiden itu.
Informasi yang mereka terima dari petugas jaga pos dermaga Long Bagun, peristiwa terjadi kemarin.
“Perahu berangkat pukul 10.14 WITA tujuan Long Pahangai dan Long Apari membawa 14 orang serta barang sekitar 300 kilogram. Kondisi mesin dalam keadaan baik,” jelas Papilus.
Mereka masih mengumpulkan informasi detail terkait kronologi lengkap kejadian di lokasi riam. Dari laporan sementara, seluruh penumpang dinyatakan selamat.
“Informasi sementara penumpang semua selamat. Syukurnya pada saat kejadian penumpang menggunakan life jacket,” ungkap Papilus.
Masyarakat diimbau agar selalu mengutamakan keselamatan saat menggunakan transportasi air, khususnya dengan menggunakan pelampung.
“Sebagai imbauan kepada penumpang diwajibkan menggunakan pelampung. Walaupun bukan di area riam, tetap harus digunakan. Budayakan sadar keselamatan mulai dari diri sendiri,” pungkasnya.
Editor: Aspian Nur