Kondisi tersebut berdasarkan laporan harga yang disampaikan pihak Kecamatan Long Apari Selasa (27/1/2026) kemarin sekitar pukul 23.13 WITA.
Camat Long Apari Petrus Ngo menyampaikan, untuk komoditas beras harga satu sak beras ukuran 25 kilogram saat ini mencapai Rp850 Ribu per sak sementara beras ukuran 20 kilogram dijual dengan harga Rp700 Ribu per sak.
Selain itu, harga minyak goreng juga tercatat tinggi. Minyak goreng merek Bimoli ukuran 5 liter dibanderol Rp250 Ribu per jeriken, ukuran 2 liter Rp90 Ribu dan ukuran 1 liter Rp50 Ribu per kemasan.
“Sejumlah kebutuhan lainnya juga berada pada harga yang cukup tinggi. Kopi Kapal Api ukuran 1 kilogram dijual Rp100 Ribu per bungkus, kopi Kapten Rp25 Ribu per bungkus, sedangkan teh kemasan dijual Rp15 Ribu per kotak. Untuk kebutuhan perawatan mesin, oli jenis Oil 40 dijual seharga Rp100 Ribu per liter,” ujar Petrus kepada Korankaltim.com.
Sementara harga BBM di tingkat eceran juga tercatat cukup tinggi. Bensin dijual dengan harga Rp30 Ribu per liter, demikian pula solar yang berada pada kisaran harga Rp30 Ribu per liter.
Data tersebut merupakan laporan harga terkini di Kampung Long Apari, yang merupakan satu diantara kampung terdalam di Kabupaten Mahakam Ulu.
Diketahui belum turunnya hujan di wilayah hulu Mahakam berdampak langsung terhadap distribusi energi dan bahan kebutuhan pokok yang menyebabkan keterbatasan pasokan hingga terjadi lonjakan harga di masyarakat.
Editor: Aspian Nur