Diketahui peristiwa ini terjadi pada Senin malam (10/11/2025) lalu saat kapal penyeberangan tradisional yang mengangkut bahan material dan 28 penumpang dari dermaga PT Borneo Damai Lestari (BDL) menuju Kampung Muara Leban kemasukan air dari bagian depan ponton akibat kelebihan muatan.
Evakuasi dimulai sekitar pukul 08.45 WITA pagi tadi, dipimpin oleh Kapolsek Long Iram IPDA Usman dengan dukungan personel Sat Samapta Polres Kutai Barat, BPBD Kubar, Basarnas, TNI, serta masyarakat setempat. Pencarian dilakukan menggunakan perahu karet dan peralatan penyelamatan khusus, menyusuri aliran sungai yang berarus deras dan berlumpur pekat.
Dari hasil pencarian, empat orang berhasil ditemukan di beberapa titik perairan. Mereka adalah Cello berusia 21vtahun asal Flores, Anci (50) asal Samarinda, Dedy (28) asal Bandung, dan Yanto (40) asal Flores. Keempatnya merupakan penumpang kapal Damai Borneo Lestari yang sebelumnya dinyatakan hilang.
Usman mengatakan proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian karena kondisi arus Sungai Mahakam cukup deras.
“Kami bersama unsur terkait terus berupaya maksimal dalam pencarian dan evakuasi korban. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, termasuk warga sekitar,” ujar Usman kepada Korankaltim.com.
Hingga menjelang siang tim gabungan masih melanjutkan penyisiran di sepanjang perairan Muara Leban untuk mencari empat korban lainnya yang belum ditemukan. Sementara seluruh jenazah korban yang telah dievakuasi kini telah dibawa ke daratan untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Editor: Aspian Nur