Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kutai Barat Bambang Pramudito mengatakan, proses evakuasi masih berlangsung di lokasi namun terkendala kondisi tanah yang masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan.
“Kondisi tanah cukup rawan. Kami sudah berkoordinasi dengan OPD terkait agar penanganan bisa lebih cepat. Untuk sementara, tenda darurat sudah kami pasang,” ujar Bambang kepada Korankaltim.com.
Pantauan di lapangan, beberapa warga yang tinggal berdekatan dengan titik longsor mulai memindahkan barang-barang berharga mereka. Kekhawatiran akan longsor susulan mendorong mereka mengungsi secara mandiri dibantu BPBD demi keselamatan.
Akibat longsor tersebut, akses jalan menuju permukiman warga di wilayah ilir kampung terputus total. Hal ini menyulitkan mobilitas dan akses logistik bagi masyarakat sekitar.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan korban jiwa. BPBD Kutai Barat mengimbau warga untuk tetap waspada, khususnya yang bermukim di sekitar tebing atau lereng yang rawan longsor, terutama saat curah hujan tinggi.
Editor Aspian Nur