Hal itu dikatakan Ketua KPU Mahulu, Frederik Melawen, Minggu (11/2/2024) hari ini. "Karena logistik ini harus sampai H-1. Jadi semua tanggal 13 harus ada di TPS, karena di setiap kecamatan ada kampung (TPS) terjauh. Makanya tanggal 11 ini kita ambil sebagai rute teraman supaya semua logistik bisa sampai ke TPS," jelas Frederik kepada korankaltim.com.
Pendistribusian logistik pemilu yang paling utama dikirimkan pada hari ini adalah logistik pemilu yang menuju Kecamatan Long Pahangai dan Long Apari, lantaran akses untuk menuju kedua kecamatan ini memerlukan strategi ekstra sehingga KPU Mahulu dibantu pengamanan dari pihak terkait seperti
TNI, Polres, Satpol-PP, Dishub serta bantuan fasilitas satu armada speed boad oleh Pemerintah Kabupaten Mahulu.
Dalam pendistribusian logistik pemilu kedua kecamatan di perbatasan negara yang berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia ini menggunakan dua perahu long boat dan dua speed boat. "Hari ini ada Kecamatan Long Apari yang awalnya kita berangkatkan, selanjutnya nanti ada menggunakan long boad sama speed. Juga Long Pahangai nanti menggunakan long boad sama speed. Untuk kecamatan Laham dan Long Hubung ini menggunakan armada kapal angkutan barang," terangnya.
Sehingga dia mengatakan untuk Kecamatan Long Bagun yang berada di ibu kota kabupaten, nantinya akan didistribusikan mulai, Senin (12/2/2024). Frederik berharap, dari pendistribusian logistik pemilu ini diharapkan pemilih mau datang ke TPS untuk menyalurkan hak pilihnya.
Editor: Maruly Z