Jumlah ini dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubar usai mendapatkan informasi bersama stakeholder lainnya. Dimana jumlah kejadian kebakaran ini menghanguskan sekitar 400 hektare hutan dan lahan.
"Jumlah luasan karhutla di Kubar mencapai 417,8 hektare dari bulan Januari hingga September dan tersebar di 6 kecamatan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kubar, Bahtiar saat ditemui Korankaltim.com, Senin (18/9/2023).
Adapun 6 kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Barong Tongkok, Damai, Melak, Sekolaq Darat, Mook Mannor Bulatn dan Jempang. Bahkan, luasan karhutla yang terbesar terjadi saat peristiwa kebakaran di Kecamatan Jempang pada Minggu (10/9/2023) pekan lalu.
"Setelah dihitung luasannya mencapai 300 hektare lebih," ucap Bahtiar.
Selain dikarenakan lokasi kebakaran yang jauh, informasi diterimanya kebakaran ini memang cukup lambat. Dimana kebakaran tersebut diketahui sejak sore hari dan baru dilaporkan pada malam hari.
"Sekitar pukul 20.00 baru diterima laporannya, untuk ke lokasi memerlukan waktu kurang lebih selama 2 jam lamanya. Sehingga api sempat semakin meluas," jelasnya.
Meskipun dalam tiga hari terakhir wilayah Kubar telah diguyur oleh hujan. Namun pihaknya tetap mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati. Serta berperan aktif dalam mencegah kejadian karhutla kedepannya.
"Sebab saat ini musim panas/kemarau masih terjadi dan dari prakiraan dari BMKG, musim hujan kemungkinan bergeser di bulan November mendatang," tutupnya.
Editor: Aspian Nur