"Ini sebagai bentuk mewujudkan potensi daerah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan bangsa dan negeri. Ini merupakan bakti TNI dalam membantu pemerintah untuk membangun dan membuka daerah yang terisolir. Sekaligus untuk membangun kedekatan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat," kata Komandan Kodim (Dandim) 0912/KBR, Letkol Kav Yudhi Prasetyo Purnomo.
Beberapa sasaran yang dikerjakan oleh para prajurit TNI dalam kegiatan TMMD tersebut, di antaranya adalah pembuatan sarana air bersih bagi warga kampung. Di mana untuk sarana air bersih ini merupakan salah satu kebutuhan utama yang belum dirasakan semua oleh warga Kampung Kelian.
"Meskipun hanya sebagai sasaran tambahan namun pembangunan sarana air bersih ini sangat diperlukan oleh masyarakat. Karena belum semua rumah warga teraliri air bersih," jelasnya.
Pembuatan sarana air bersih ini pun sangat disambut baik oleh Petinggi Kampung Kelian, Elis Kurnianto yang mewakili masyarakat setempat. Dirinya pun mengaku sangat bersyukur dengan hadirnya prajurit TNI yang mengerti dengan permasalahan dan kebutuhan masyarakat.
"Kita sangat bersyukur dan berterima kasih dengan kegiatan TMMD yang dilaksanakan ini. Kami sempat merasa terkucilkan dan tidak diperhatikan selama ini. Namun dengan kegiatan ini, tentu sangat berarti bagi kami," ucapnya.
PEMBANGUNAN RUMAH/MES GURU
Selain pembuatan sarana air bersih, pembangunan lainnya yang sangat menyentuh hati salah satu warga kampung adalah dengan pembangunan rumah/mes guru SDN 015 Kelian. Adalah Hadriah, seorang guru yang telah mengabdi belasan tahun lamanya di kampung tersebut harus menempati rumah yang sudah tidak layak huni.
Dengan inisiatif karena bukan menjadi sasaran utama dalam kegiatan TMMD ke-113, Kodim 0912/KBR pun sepakat untuk membangun sebuah rumah/mes guru agar dapat ditempati oleh Hadriah. Di mana bangunan tempat tinggal yang digunakan selama ini sudah mulai rapuh ditambah dengan atap rumah yang banyak bocor ketika hujan.
"Awalnya hanya perehaban namun setelah melihat kondisi rumahnya. Kita berinisiatif untuk membangunkan bangunan yang baru," tambah Letkol Kav Yudhi Prasetyo Purnomo.
Tentu saja, pembangunan rumah/mes guru ini sangat menyentuh hati Hadriah yang selama ini harus tinggal di rumah yang sudah tidak layak huni tersebut. Bahkan, ketika rumah tersebut selesai berdiri dan diserahkan kepadanya. Hadriah tidak bisa menahan air mata dan terduduk dan bersujud sambil mengucap syukur. Serta tidak henti-hentinya mengucapkan terima kasih kepada para prajurit TNI saat memasuki bangunan tersebut.
"Terima kasih TNI, terima kasih. Tidak ada yang bisa saya ucapkan selain terima kasih yang sangat mendalam atas kegiatan TMMD ini," ucap Hadriah sambil cegukan menangis.
APRESIASI DARI PEMERINTAH DAERAH
Kegiatan TMMD ke-113 yang dilaksanakan di Kampung Kelian, Kecamatan Damai sangat diapresiasi oleh Pemerintah Kabupaten Kubar. Di mana dalam acara penutupan pada Kamis (9/6/2022) lalu, mewakili pemerintah daerah, Asisten I Setdakab Kubar, Faustinus Syaidirahman pun turut hadir langsung.
"Apa yang dilakukan oleh TNI ini sangat membantu pemerintah daerah. Kita juga mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada TNI khususnya bagi Kodim 0912/KBR," ucapnya.
Apresiasi tersebut diberikan kepada seluruh anggota TNI atas suksesnya berbagai pekerjaan yang telah dilakukan. Baik itu dari sasaran fisik maupun non fisik yang menyasar Kampung Kelian serta warga sekitar. Apalagi untuk sasaran fisik utama yakni semenisasi jalan kampung sudah sesuai spesifikasi yang diharapkan.
"Bahkan TNI mampu melebihi spesifikasi yang sudah ditentukan sebelumnya. Mulai dari panjang jalan semenisasi yang semula hanya 407,5 meter menjadi 410 meter. Dan di beberapa titik jalan yang rendah, ketebalan semenisasinya melebihi standar sebelumnya yakni 20 cm," terangnya.
ISAK TANGIS WARGA WARNAI PELEPASAN PRAJURIT TNI
Kemanunggalan TNI pun tercipta erat bersama masyarakat Kampung Kelian melalui kebersamaan yang selama waktu kurang lebih satu bulan lamanya. Bahkan, masyarakat kampung tersebut larut dalam tangis haru saat melepas kepergian para prajurit TNI untuk kembali ke satuannya masing-masing.
"Warga kampung tentu sangat bersedih harus melepas kepergian para anggota satgas. Apalagi setelah sekian lama ini selalu bersama-sama melakukan berbagai kegiatan," kata Dandim 0912/KBR yang turut menyaksikan momen tersebut.
Seakan tidak ingin berpisah dengan anggota satgas, tangis haru pun semakin pecah saat salah satu anggota satgas TMMD, Serka Marno Saptono yang selama ini dikenal baik serta ramah kepada masyarakat. Harus berpamitan dengan Sekretaris Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) Kelian Harlen, keduanya pun larut dalam air mata yang jatuh tanpa bisa ditahan lagi. Apalagi keduanya selama ini sudah sangat akrab saat pelaksanaan kegiatan di kampung tersebut.
Hal yang sama pun terjadi saat Petinggi Kampung Kelian, Elis Kurnianto yang menghadiahkan cinderamata kepada Dandim 0912/KBR, Letkol Kav Yudhi Prasetyo Purnomo sebagai Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke-113. Air mata Petinggi Kampung ini pun tidak lagi bisa ditahan karena banyak momen yang dilalui bersama Dansatgas TMMD ke-113. Bahkan Letkol Kav Yudhi Prasetyo Purnomo pun matanya tampak berkaca-kaca menahan air mata.
"Ini kali pertama saya sebagai Dandim 0912/KBR dalam menyelenggarakan kegiatan TMMD di Kabupaten Kubar. Kesan yang saya rasakan adalah Kampung Kelian ini sudah seperti rumah bagi saya sendiri," ucap Letkol Kav Yudhi Prasetyo Purnomo. (*)
Penulis: M. Yasin Handayan
Editor: Supiansyah