"Lokasinya tidak jauh dari kejadian minggu lalu, masih disekitar Kampung Mendung, Kecamatan Muara Pahu. Luasannya sedikit lebih besar, kalau kemarin 200 hektare, kali ini 300 hektar lahan habis dilahap api," kata Koordinator Pusdalops BPBD Kubar, Erwin saat dikonfirmasi Senin (12/10/2020) pagi tadi.
Kejadian bermula Minggu (11/10/2020) sekitar pukul 14.00 WITA saat tim patroli BPBD Kubar menemukan adanya karhutla yang langsung menginformasikan hal tersebut ke BPBD Kubar. Tim ekspedisi BPBD Kubar pun langsung bergerak ke lapangan dengan membawa hampir seluruh unit mobil yang sudah siap siaga dibantu 3 unit mobil dari KPHP yang bergabung di lokasi guna bekerja sama memadamkan api.
"Setelah mendapat laporan tersebut, kami dari tim ekspedisi langsung bergerak kelapangan dan mendapati api sudah membesar. Tim pun sedikit terkendala karena medan yang sulit ditempuh untuk api bisa cepat dipadamkan dan tidak meluas," tambah Daud Budiman, anggota BPBD Kubar yang turun ke lokasi karhutla.

Tim pun bekerja keras dari siang hingga malam hari untuk bisa mengendalikan penyebaran api yang berjalan menuju kearah Kecamatan Muara Lawa tersebut. Alhasil, Minggu malam sekitar pukul 22.00 api pun berhasil dikendalikan dan dipadamkan. "Pada Minggu malam api baru bisa teratasi, namun kami tetap siaga jika terjadi kembali. Harapan kami bisa segera turun hujan agar memastikan tidak ada lagi bara api yang tersisa," harap Daud.
Tidak diketahui sumber api yang menghanguskan hutan dan lahan sekitar 300 hektare ini. Namun diperkirakan karhutla ini masih terkait dengan kebakaran yang terjadi sebelumnya di sekitar daerah tersebut. Dimana cuaca panas disertai angin yang dapat menjadi faktor lainnya yang menimbulkan karhutla dari bara api yang masih tersisa. (*)
Penulis : M Yasin Handayan
Editor: Aspian Nur