Kamis, 11/06/2020

Kaltim Perlu Persiapan Matang untuk New Normal

Kamis, 11/06/2020

Ilustrasi ( Foto: Shutterstock)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Kaltim Perlu Persiapan Matang untuk New Normal

Kamis, 11/06/2020

logo

Ilustrasi ( Foto: Shutterstock)

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Jelang penerapan tatanan normal baru atau New Normal, Pemprov Kaltim terus melakukan persiapan.  Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Pj Sekdaprov) Kaltim Muhamad Sabani mengatakan, pemprov  masih sangat berhati-hati dengan wacana ini karena nyaris semua daerah di Bumi Etam mencatatkan kasus terkonfirmasi positif. 

"Walaupun relatif bisa terkendali, tapi sebelum benar-benar diterapkan saya fikir perlu dicari solusi terbaik,  langkah  mengantisipasi kemungkinan penularan atau masuknya kasus baru ke Kaltim, " ujar Sabani dalam rapat virtual,  persiapan menuju pelaksanaan new normal di Kaltim, Selasa (09/06/2020) siang.

Dalam rapat yang turut diikuti elemen kepolisian hingga lembaga swadaya masyarakat itu, Sabani mengungkapkan  adanya kasus  positif dari pekerja yang datang menggunakan pesawat dan Anak Buah Kapal (ABK) kapal laut, mengindikasikan penjagaan pintu-pintu masuk Kaltim perlu diperketat.

"Jadi harusnya protokol pencegahan yang digunakan harus seragam. Artinya benar-benar dilaksanakan dengan ketat. Karena kalau satu daerah ketat, sementara yang lain tidak akan percuma," tukas Sabani.

Bahkan, Sabani mengusulkan agar semua orang yang masuk ke Kaltim untuk dilakukan karantina pada fasilitas khusus. 

Untuk yang satu ini Kaltim sudah memiliki kesepakatan dengan Kementerian Agama untuk menggunakan Asrama Haji Batakan di Balikpapan sebagai lokasi karantina. "Supaya apa, ya supaya  jangan sampai saat dilakukan pelonggatan ke depan menyebabkan peningkatan jumlah pasien karena orang masuk ke Kaltim," ungkap Sabani.

Senada, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kaltim yang juga Pelaksana Tugas  Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Andi M Ishak mengatakan, pelaksanaan relaksasi hingga new normal nantinya, harus dilakukan secara bertahap. "Ya sesuai dengan zona dan kriteria wilayah masing-masing," kata Andi.

Masyarakat juga perlu diberikan edukasi yang baik terkait pelaksanaan kebijakan ini. Jangan sampai, kata Andi hal ini justru menimbulkan ledakan kasus.[*]


Penulis : Rusdi

Editor: Aspian Nur

Kaltim Perlu Persiapan Matang untuk New Normal

Kamis, 11/06/2020

Ilustrasi ( Foto: Shutterstock)

Share

Berita Terkait