“Bukan hanya harapan Malinau, tetapi juga Kaltara bahkan Indonesia. Kita harapkan rencana itu terwujud dengan baik. Kaltara akan membangun. Kita butuh energy untuk masa depan,” ungkapnya, usai ekspose rencana pembangunan PLTA dan penandatanganan kerjasama proyek pembangunan tersebut antara pihak investor dengan Pemkab Malinau, Senin (16/10).
Dia yakin keberadaan PLTA Mentarang akan memberi dampak positif bagi daerah. Misalnya, akan memberikan pemasukan melalu royalti yang jumlahnya mencapai Rp300 miliar. Jumlah royalti tersebut, lanjut dia, sangat bermanfaat untuk mendongkrak pembangunan di berbagai bidang.
“Mereka sudah punya pengalaman. Pengalaman itu akan menjadi jaminan. Saya yakin akan berjalan baik. Mereka minta dikawal. Dalam artian dilindungi pemerintah, agar seluruh tahapan yang mereka kerjakan berjalan dengan baik,” tegasnya.
Yansen TP mengajak masyarakat untuk memperlancar seluruh tahapan kegiatan yang akan dilaksanakan investor. “Isu utama kan sosial dan lingkungan. Nah, mereka sepakat mengantisipasi isu tersebut dengan melaksanakan 20 tahapan yang harus dikerjakan dengan baik. Karena ini akan berdampak positif pada semua pihak. Tidak hanya pemerintah tapi juga masyarakat,” tegasnya.
Yansen TP menegaskan bahwa pemerintah telah membuka diri dan memberi kesempatan pada investor baru ini. “Kita buka diri kita dukung. Nah, tolong juga investor serius. Buktikan. Harapan saya masyarakat mendukung. Kita diskusi dengan baik bagaimana agar dampak siosial dapat teratasi dan pembangunan berjalan lancar,” pungkasnya. (wh)