Perusahaan Dinilai Kurang Berdayakan Warga Lokal
2 menit baca960 kali dibaca
TANA TIDUNG – Meski saat ini banyak perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Kabupaten Tana Tidung (KTT), namun hal itu belum berpengaruh banyak terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Pasalnya, masih banyak warga lokal yang menganggur, sebab perusahaan dinilai lebih suka mengambil tenaga kerja dari luar daerah.
“Mungkin anggapan perusahaan bahwa warga lokal minim (kualitas) Sumber Daya Manusia (SDM) sehingga kami melihat lebih dominan orang luar daerah yang bekerja di perusahaan kelapa sawit dari pada warga sekitar sini, kalaupun ada orang lokal yang bekerja diperusahaan itu biasanya hanya buruh harian dengan upah diterima tidak seberapa, padahal kami orang lokal sangat berharap perusahaan mau menerima warga sekitar supaya bisa mengurangi angka pengangguran khususnya di kawasan pesisir,” kata Syahdan, warga Desa Sesayap, Kecamatan Sesayap Hilir.










