“Tantangan di perbatasan, terutama menjaga kedaulatan NKRI. Bagaimana memastikan wilayah perbatasan aman dari tindak kriminal serta adanya gangguan oknum dari negara tetangga,” kata Danrem, dikutip dari Korankaltara.com, Senin (5/10/2020).
Danrem menjelaskan, jajaran Satgas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) yang ada di perbatasan memang intens melakukan patroli perbatasan. Patroli perbatasan juga demi mengamankan adanya pelaku-pelaku penyeludupan, baik itu perdagangan orang maupun barang asal luar negeri hingga penyeludupan narkoba.
“Kalau penyeludupan secara ilegal, kami sudah cukup banyak melakukan pengungkapan. Beberapa waktu lalu, ada sabu sekitar 7,1 kilogram (Kg). Lalu ada juga penyeludupan miras (minuman keras) ilegal yang kita ungkap. Tapi semuanya itu kami serahkan ke kepolisian untuk melanjutkan ke proses hukumnya,” jelas Danrem.
Sementara itu, untuk patok-patok perbatasan yang tersebar di seluruh Kaltara, Danrem mengklaim saat ini masih aman-aman saja. Meski sempat diisukan jika patok perbatasan yang berada di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan tidak sesuai dengan titik koordinat, namun Danrem menegaskan hal itu bukan persoalan.
Danrem mengungkapkan, jika persoalan antar patok perbatasan itu sudah menjadi ranah pemerintah pusat dalam hal ini Kemenkopolhukam. Karena hal tersebut sudah menyangkut dua negara yang saling berbatasan. “Itu tidak masalah. Kalau pun ada yang bergeser, tapi kita kan ada titik koordinat. Jadi titik koordinat itu bukan baru sekarang di sepakati, tapi sudah sejak dulu lagi. Jadi kalaupun ada (patok) yang bergeser ataupun hilang, itu tidak apa-apa,” jelasnya.
Danrem mengungkapkan, untuk titik koordinat di seluruh wilayah perbatasan sudah ditentukan. Sehingga, apabila ada patok-patok perbatasan di Kaltara yang tidak sesuai titik koordinatnya, namun tidak menganggu kondusifitas antar kedua negara. Pihaknya juga terus melakukan patroli didaerah-daerah perbatasan, guna menghindari adanya tindakan yang menganggu kondusifitas di perbatasan.
“Kalau soal patok (perbatasan) di Kaltara ini, masih aman-aman saja. Anggota kita juga terus melakukan patroli di sana (daerah-daerah perbatasan). Kita hanya pastikan, semuanya aman saja. Tidak ada gangguan dan lain sebagainya,” pungkas dia.[]
Editor : Rusdi
*Berita/artikel ini, telah tayang di Korankaltara.com, dengan judul "Danrem Pastikan Patok Batas Negara di Kaltara Aman," pada Senin 5 Oktober 2020.